Dilarang Melarang


Bicara soal seksi, bicara soal aurat jika sudah dihubungan dengan agama, maka selesai sudah diskusi karena sudah jelas larangannya. Jika bicara tentang hukum maka akan berbenturan dengan Hak asasi. Jadi tidak perlu membahas dari 2 sisi ini. Apalagi sudah banyak yang membahas.

Saya teringat ketika naik angkot bersama seorang kawan menuju Mangga dua Mall. Didepan tempat duduk saya dan kawan saya ada seorang wanita cantik, berbaju seksi dan menggunakan rok yang sangat minim. Kawan saya memperhatikan perempuan itu dan (maaf) matanya terus melihat kearah rok mini perempuan tersebut. 

Perempuan itu salah tingkah karena merasa dilecehkan, lalu menegur kawan saya. Kawan saya malah bertanya. 

”Kenapa anda marah?” 

”Anda tidak sopan!” Kata perempuan tersebut

”Dimana letak ketidaksopanan saya?” Tanya Kawan saya

”Mata anda jelalatan! Anda melecehkan saya”

”Dimana jelalatannya? Dimana pelecehannya? Saya naik angkot, bayar sendiri dan anda ada dihadapan saya, mau tidak mau saya melihat anda, apa hak anda menyuruh saya untuk melihat ke kiri atau kekanan atau menyuruh saya harus tutup mata?” Jawab Kawan saya sambil menjelaskan

”Anda melihat dalaman saya!” Jawab si Perempuan

”Siapa yang lihat dalaman anda? Anda tau darimana? Berarti dari tadi anda juga melecehkan saya?” Kata kawan saya

Perempuan itu bilang “Siapa yang melecehkan anda?”

“Saya melihat anda karena kebetulan anda didepan saya, anda bilang saya melecehkan, apa bedanya dengan anda? Bagaimana anda bisa tahu saya melihat anda kalau anda tidak melihat saya?”

Saya yang berada disamping kawan saya yang tadinya sudah tidak enak hati akhirnya membenarkan apa kata kawan saya itu. Kawan saya tidak menyentuh si perempuan dan tidak mengucapkan kata-kata jorok dengan konotasi seks. Walaupun sebenarnya saya tau niatnya sudah iseng, tapi dia tidak bisa disalahkan. 

Kawan saya penumpang angkutan umum sama seperti perempuan itu. sama-sama berhak untuk duduk dibangku manapun. Sama-sama punya hak untuk memakai pakaian apapun. Dan sama-sama tidak ada yang berhak untuk mengatur posisi duduk dan pandangan seseorang didalam angkot. 

Dengan kejadian itu akhirnya saya berfikir apa tujuan wanita menggunakan pakaian seksi? Banyak alasan yang diungkapkan, akan tetapi tetap saja ujung-ujungnya agar terlihat menarik oleh orang lain. Kalau menggunakan didalam kamar bersama suami itu lain lagi ceritanya, agar terlihat menarik oleh suami.

Setiap orang punya hak menunjukkan karakternya dan setiap orang punya hak untuk bersikap. Ya sudah sikapi saja dengan baik selama itu tidak melanggar hukum.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.