Sikap Senior-Junior di dalam organisasi atau di lingkungan kerja


Dalam sebuah lingkungan kerja atau didalam organisasi, pasti ada yang namanya pekerja lama dan pekerja baru atau ada yang namanya senior dan junior.

Senior itu bisa karena umur yang tua atau karena lebih lama bekerja diperusahaan atau lebih lama berkecimpung di organisasi. ada juga yang umurnya lebih tua tapi karena baru bekerja atau baru di organisasi maka posisinya menjadi junior. 

Tapi sudahlah tidak perlu bicarakan tua muda, lama baru karena itu jadi subjektif. karena soal itu larinya ke soal hormat-menghormati. 

Yang muda hormati yang tua dan yang tua jangan juga semena-mena. 
Yang baru hormati yang lama dan yang lama jangan juga semena-mena. 
Yang junior hormati yang senior dan yang senior jangan juga semena-mena. 

Yang terjadi banyak baik di lingkungan kerja maupun organisasi, terjadi kesewenang-wenangan Senior/Orang lama/ orang yang lebih tua kepada yang dibawahnya. kondisi ini terjadi karena lebih di picu oleh persaingan dan ketidaksukaan melihat potensi orang lain. Apalagi potensi itu dimiliki oleh junior/lebih muda/ orang yang baru. 

Takut tersaingi dan ketidaksukaan dikarenakan perasaan tidak nyaman melihat perhatian orang tertuju pada junior/orang baru/ orang muda , membuat seseorang bereaksi diluar dari professionalitas. Mereka memerintahkan melakukan sesuatu tapi mereka persulit agar mereka bisa terus terlihat leading dan agar supaya dilihat sebagai orang yang sangat mengerti untuk dimintai pendapat. apalagi sampai tugas gagal dijalankan  dengan baik oleh Junior, maka itu semakin bagus karena memang kegagalan itu yang diharapkan

Kadang-kadang senior menjelaskan sesuatu yang sudah sangat dipahami oleh junior/ orang baru/ yang lebih muda tapi ternyata isinya ngawur. tujuannya hanya untuk memperlihatkan bahwa "Who`s the Bos!" 

Ketika penjelasan ngawur mereka terpatahkan, mereka akan membantah dari sisi lain yang akhirnya akan memojokan junior/orang baru/yang muda. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa saya lebih mengerti, saya lebih baik dan saya tetap lebih dari anda. 

TAPI... Itu dari sisi buruk senior. bagaimana dari sisi baik senior? 

Banyak juga Senior/Orang lama/ orang yang lebih tua benar-benar mensupport juniornya. Mereka malah merasa terbantu! karena dengan datangnya junior, pekerjaan semakin ringan sehingga bisa lebih fokus mengerjakan hal yang lain. 

Yang tipe begini adalah para senior yang memang punya KAPASITAS, yang punya KEMAMPUAN sehingga mereka tidak merasa TERSAINGI malah merasa terbantu karena mereka bisa melakukan hal yang lebih besar dan yang baru lagi. Mereka bisa melakukan Inovasi-inovasi baru dan strategi baru. Mereka akan lebih fokus, karena bisa jadi selama ini mereka mengerjakan banyak hal yang membuat mereka tidak fokus melakukan pengembangan terhadap inovasi-inovasi baru! 

Mereka adalah The Right People in the Right Place. Karena mereka tidak berhenti pada bidang atau kemampuan itu-itu saja, mereka punya kreatifitas, inovasi dan intelegensi lebih, Sehingga tidak perlu takut tersaingi atau menunjukkan kelas! Karena mereka memang sudah berkelas!. 

Yang menunjukkan kelas dan mencari-cari kesalahan Junior/Orang baru/ orang muda itu adalah orang-orang yang hanya kebetulan karena situasi dan kondisi masuk didalam perusahaan / organisasi lalu menjadi senior/ orang lama / orang yang lebih tua, Entah karena pertemanan atau karena ada hubungan keluarga hingga mereka bisa ada dilingkungan itu. tapi mereka tidak punya kemampuan untuk berada di situ. The Wrong People in The Right Place 

Tapi hubungan pertemanan, saudara dan sebagainya sehingga seseorang ada di sebuah lingkungan kerja atau organisasi sah-sah saja dan memang banyak seperti itu. Yang membedakan adalah kemampuan dan kualitas dari orang -orang tersebut. 

Saya pernah bekerja disebuah perusahaan besar yang menuntut kemampuan lebih. Saya bayangkan saat itu saya akan berhadapan dengan orang-orang hebat, saya selain mendapatkan gaji bisa juga belajar. Ternyata tidak seperti yang saya bayangkan, banyak juga yang kemampuannya tidak sepadan dengan perusahaan tersebut. Mereka hanya kebetulan masuk karena koneksi. 

Yang benar-benar bekerja ada, tapi yang paling berisik dan berlebih-lebihan dalam bersikap adalah orang-orang yang tingkat kemampuannya rendah. Mereka berisik karena ingin menunjukkan bahwa mereka seolah-olah bekerja keras dan memikirkan berbagai hal untuk kemajuan perusahaan / Organisasi tersebut padahal tidak melakukan apa-apa atau apa yang mereka lakukan tidak sebanding dengan keberisikannya. Malah dalam banyak kasus, Ide junior dibawa ke meja rapat dan diklaim sebagai ide dan hasil kerja mereka.

Jadi intinya didalam sebuah lingkup kerja atau organisasi, substansinya bukan lagi soal senior dan Junior tapi ini soal KEMAMPUAN, INTELEKTUAL, KEBISAAN dan sejenisnya. Yang "Berisik" dan mempermasalahkan ini itu adalah orang-orang yang tidak punya kemampuan, yang hanya kebetulan karena situasi atau karena pertemanan masuk kedalam lingkungan tersebut.

Mereka inilah orang-orang yang ketakutan kehilangan pengaruh, kehilangan jabatan dan kehilangan perhatian. kalau Senior yang punya kemampuan mereka malah akan merasa terbantu dan malah membantu junior agar bisa lebih cepat bekerja dengan berbagai macam trik yang sudah mereka kuasai selama ini. 

Itu masalahnya! 

Jadi... Kalau ada senior kalian yang melakukan tindakan negatif seperti gambaran diatas, Kasih link ini agar mereka bisa berkaca...

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.