Kasus Pidana kok didramatisir dan diarahkan menjadi masalah agama?


Saya bukan pendukung syiah atau sunni. gak mau ngerti itu apa. Yang saya ngerti ikuti aturan Allah dan ajaran Rasul. Beribadah, Berbuat baik pada sesama dan menjadi orang yang bisa bermanfaat bagi keluarga dan banyak orang lain. Itu aja cukup!

Awalnya kampung Majelis Zikra diserang oleh orang-orang yang DIDUGA kelompok syiah..eh makin kesini "diduga" nya kok dihapus? jadinya sudah memvonis bahwa pelaku penyerangan itu adalah kelompok syiah. Belum lagi, ada yang menulis gerombolan preman Syiah. Ngak pake lagi "diduga" dan sudah nuduh preman itu adalah syiah dan disebarkan!

Media-media yang menggunakan nama agama begitu semangat menyebarkan tudingan syiah ini. Termasuk media-media umum lainnya. mereka dengan semangat menuduh Syiah pelaku penyerangan di Kampung Majelis Zikra nya Arifin Ilham.

Kalau media-media umum menyebarkan kebencian & kebohongan walau gak bagus tapi ok lah. Nah ini! Media yang menggunakan nama agama sebarkan kebencian? sebarkan kebohongan? sebarkan permusuhan? ini jelas ngawur dan tidak sehat. jangan pakai nama agama kalau tujuannya hanya untuk menyebarkan kebencian dan kebohongan.

Ustad-ustad, habaib, kyai dikumpulkan dan membuat pernyataan bersama. Wah! Kayak ada apa aja.. Dibuat-buat kayak ada hal yang besar aja. dibuat sedramatisir mungkin. padahal inikan jelas perbuatan anarkis sekelompok orang yang belum tahu motifnya apa, tapi sudah teriak-teriak jihad. 

Soal penyerangan yang masih diduga, sekarang sudah jadi penghakiman! Orang-orang kemudian sebarkan info keburukan syiah. Menyebarkan keburukan syiah dengan menambahkan bahasa-bahasa yang didramatisir. Apalagi ada pertemuan para ulama, wah makin kayak sinetron!

Loh! Kok malah ngawur kemana-mana ya? Kan ini soal penyerangan, kok jadi publish yang diluar konteks?

Ustad Arifin Ilham menyatakan menghormati hukum dan menyerahkan hal ini kepada hukum negara, kenapa banyak yang memelintirnya seolah-olah Ustad Arifin menuding itu pelakunya kelompok Syiah sehingga menimbulkan reaksi dari berbagai masyarakat yang kebetulan anti Syiah? 

Ini jelas murni penyerangan, sudah tindakan pidana. itu yang harus dilihat, bukan malah ngalor-ngidul dan menyebarkan kebencian. Polisi saja belum mengetahui dengan pasti bahwa ini Syiah atau bukan, tapi tudingan yang membuat reaksi sudah dibuat dan disebarkan.

Misalnya begini, jika ada orang yang melakukan penyerangan dan penganiayaan, ternyata pelaku itu beragama Islam, apakah Islamnya yang disalahkan?  Kita ini aneh, giliran ada teroris lalu nama agama teroris itu yang dibawa-bawa, kita marah dan bilang tolong bedakan!

Nah! kenapa kita malah melakukan hal yang sama seperti para oknum yang menuding teroris itu karena ajaran agama Islam?

Arifin Ilham seharusnya tidak juga kagetan dan panik tidak jelas juntrungannya seperti itu. mana ajarannya selama ini? Islam ajarkan untuk sabar, tenang dan berfikir jernih. kok kenapa beliau malah menimbulkan publikasi seperti ini. Mana bawa-bawa jihad lagi, padahal sudah tahu reaksi masyarakat Indonesia kalau sudah soal beginian dan ada kata jihad bagaimana. ini kurang bijak saja dan terkesan panik

Atau anggaplah, kebetulan orang-orang yang menyerang itu penganut Syiah. bisa saja dia ada masalah diluar akidah dengan ustad.arifin. bisa saja kan? bisa saja dia ada masalah pribadi dengan Ust. Arifin, atau malah bisa jadi dia ada masalah pribadi dengan beberapa penghuni yang ada di Kampung Majelis Zikra itu, atau malah yang lebih kuat lagi, bisa jadi mereka ada masalah pribadi dengan yang namanya Faizal yang menurut Ustad Arifin beliau dia serang dan dikeroyok para penyerang tersebut. nah bisa saja masalah pribadikan? kenapa jadi bawa ke Ranah Syiah?

Tanpa bukti, sudah menuding dan menyebarkan kebohongan, apalagi memelintir ucapan Ustad arifin. bisa-bisa Kelompok syiah mempidanakan media-media itu. Karena sekarang sudah menjadi heboh dan setiap orang yang tidak suka Syiah mulai pada sumpah serapah. ini sudah ngak sehat

Bagaimana kalau nanti ada yang bilang, Ah.. ini dibesar-besarkan untuk alihkan isu KPK Polri. wah! pasti pada gak terima dituding begitu dan marah-marah. Nah, kalau tidak terima maka jangan melakukan hal yang sama. jangan menuding, biarkan aparat hukum yang melakukan proses hukum

Kalau nantinya orang yang menyerang itu mengaku kami dari kelompok Syiah, kelompok Syiah akan bilang itu oknum. nah terus mau maksa gitu?

Kalau aparat mengatakan murni ini tindak pidana bukan syiah-syiahan, lalu kita tidak terima dan Jihad? ini NKRI bung! jangan anarkis. Ini negara hukum, perbuatannya yang dilihat bukan dia anak siapa atau kelompok apa?

Kalo jihad yang dikumandangkan itu dalam konteks menyerang secara fisik, maka itu anarkis. mau alasan apapun itu tindakan ngawur

Ini yang sering terjadi di kita, substansinya hilang berganti dengan isu-isu dan hal konyol yang membuat suasana menjadi gaduh. Serahkan ini kepada hukum negara, segera proses hukum atas perbuatan anarkis dan berhenti mempolitisir dan membesar-besarkan masalah kecil. 

Apalagi Islam ajarkan untuk kita tidak bersikap berlebih-lebihan..

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.