Who's The Boss?


Saya melihat sekarang ini bukan lagi soal KMP dan KIH tapi soal bagaimana memperlihatkan dan melanggengkan kekuasaan. 

Apakah Menkumham Yasonna Laoly bodoh? Tidak! Saya rasa semua orang juga sepakat bahwa Yasonna bukan orang bodoh. Tapi dia melakukan tindakan bodoh. Sudah jelas tertulis bahwa masalah Partai Golkar belum selesai tapi dia "menyelesaikan"

Tidak ada penafsiran dalam keputusan Mahkamah Golkar, begitu jelas tertulis tapi anehnya Yasonna membuat penafsiran. Jadi kalau bicara tafsir menafsir apa yang diputuskan mahkamah Golkar sudah tertutup yang namanya tafsiran, jadi apa yang ditafsirkan?

Yang menjadi hakim di mahkamah partai juga sudah menjelaskan sama seperti yang tertulis.. Lalu apa lagi?

Artinya yasonna dengan sengaja melakukannya! Melakukan perbuatan yang memang di sengaja untuk membuat kisruh. Yasonna tahu bahwa jika dia kontra terhadap satu pihak maka akan ada pihak yang pro kepada dirinya. Jadi dia gak peduli

Sebentar lagi akan ada pendaftaran calon kepala daerah. PPP dan Golkar di buat bermasalah. digantung, nanti juga partai lain akan dibuat sama. Yasonna akan ulur masalah ini sehingga PPP, Golkar dan partai-partai yang akan menjadi korban selanjutnya kesulitan ikut pilkada

Banyak partai lain yang sekarang mendekati kongres, harus mulai berhati-hati dengan gerakan yasonna ini.

Peta perebutan kekuasaan di internal partai adalah hal yang biasa, tapi akan di politisir seperti PPP dan Golkar, lihat saja nanti! Dan buat partai-partai yang sudah melakukan kongres, jangan dipikir aman, karena kalian bukan "orang" Yasonna.

Apa tujuan kengototan Yasonna dengan menggunakan cara hantam kromo ini? 

Kepada Yasonna tidak bisa lagi para partai jelaskan soal hukum dan aturan, karena dia tahu soal itu, dan dia sadar bahwa apa yang dia lakukan salah, tapi dia harus lakukan! 

Jawabannya adalah di jokowi! Jokowi bisa menghentikan Yasonna, tapi dia tidak melakukannya. jokowi membiarkan hal ini. Yasonna adalah pion. Dan pion itu bergerak atas keinginan sang pemain catur, dan sang pemain catur itu Jokowi.

Tujuan semua ini adalah untuk membuat kekuasaan menjadi terpusat! Kekuasaan penuh berada di tangan Presiden!

Ini tidak berlebihan, Ketika PDIP terlihat menguasai, maka Jokowi tunjukkan bahwa dia bos yang sebenarnya! Dia hantam PDIP!

Budi Gunawan itu diajukan bukan keinginan PDIP, tapi jokowi jadikan dia calon kapolri, dan gunakan tangan KPK! Jokowi paksakan Budi Gunawan fit and proper test ke DPR walaupun KPK sudah tetapkan status Budi Gunawan sebagai tersangka dan membuat DPR tidak ada pilihan saat itu untuk menyetujuinya. Mereka tahu jokowi sedang bermain.

Jokowi bersih dan masyarakat jadinya menuding bahwa PDIP memaksakan jokowi untuk calonkan Budi Gunawan, padahal itu tidak benar, Tapi sudah terbentuk opini dan memang dibentuk opini itu bahwa PDIP memaksa Jokowi untuk jadikan Budi Gunawan Kapolri. itu cara Jokowi menyerang PDIP! karena sudah bukan rahasia lagi bahwa Budi Gunawan adalah Ajudan Megawati saat menjadi presiden. 

Masih untuk lemahkan PDIP, jokowi tahu bahwa PDIP itu partai yang menolak namanya kenaikan BBM saat zaman SBY. Maka Jokowi naikkan harga BBM ketika harga minyak dunia turun! Banyak orang bingung, kok Jokowi naikkan harga BBM? sekarang kita sudah tahu jawabannya kan?

Makanya PDIP menjadi bulan-bulanan. Sudah soal Budi Gunawan, soal BBM, lalu kemudian Megawati di sentil soal BLBI! KPK mulai menyuarakan soal BLBI, PDIP makin tersudut dan akhirnya PDIP bersuara keras menentang Jokowi! 

Dari awal Jokowi sudah tunjukkan powernya kepada PDIP dengan hanya memberikan 4 kursi menteri kepada PDIP. PDIP sebagai partai pengusung Jokowi, Partai pemenang pemilu, jatah menterinya disamakan dengan yang lain. itu aneh! 

Ketika KPK mulai menggeliat, mulai mau menunjukkan taring, maka kasus komisioner KPK dibuka! Tidak ada ampun! Masalah KPK dan Polri dibiarkan berlarut-larut, kemudian dengan mudah jokowi tunjuk pengganti Komisioner KPK..

Orang-orang bilang wah! Jokowi selamatkan Megawati dari kasus BLBI! 

Nah.. Sekarang kalian semua sudah tahu siapa penguasa di negara ini. PDIP jangan main-main dengan saya! Itu yang ditunjukkan oleh Jokowi. Dia bisa dengan mudah menghancurkan PDIP. Jadi jangan macam-macam, makanya Jokowi sudah berikan sedikit pelajaran !

Jokowi tunjukkan powernya dengan menaikkan semua harga-harga hingga masyarakat tercekik. nanti dengan mudah dia menurunkan harga. 


Jokowi tunjukkan bahwa Who's the boss? 

Kini PPP dan Golkar. PPP jelas mereka kritisi Jokowi dan punya anggota DPR. Untuk memecahkan PPP, jokowi angkat menteri dari PPP yang pro jokowi. hanya PPP satu-satunya kelompok KMP yang anggotanya diangkat menjadi menteri.  Dengan adanya menteri PPP di pemerintahan, maka PPP makin terbelah karena kekuatan PPP pro jokowi bertambah kuat. Jokowi berikan kekuatan. Melalui Yasonna, Jokowi tunjukkan Who's the boss! Dengan mudah dia permainkan PPP hingga hari ini! 

Golkar adalah partai besar seperti PDIP ! Kalau PDIP, jokowi tidak mungkin lengserkan Megawati karena dia tahu Megawati masih kuat akar rumputnya, belum waktunya. PDIP dan Mega hanya di sentil dengan keras oleh jokowi! Agar PDIP tahu siapa Bos yang sebenarnya. Dan jangan macam-macam!

Kalau Golkar ketua umumnya tidak seperti Megawati, jadi dengan mudah Yasonna memporak-porandakan.

Jadi partai-partai lain siap-siap. Bisa jadi cara memporak-porandakan tidak seperti PPP dan Golkar! Ada cara yang baru. Bisa jadi akan ada orang-orang populer yang dimasukkan ke dalam partai dan mengacak-acak partai itu supaya kisruh.

Ketika nanti PPP dan Golkar dihadapkan pada jadwal Pilkada, maka makin kelihatan siapa bos nya! Jokowi akan katakan, ayo! Siapa yang ikut mau saya, maka akan segera saya sahkan kepengurusannya yang berhak ikut Pemilihan kepala daerah!

Dilema! Partai-partai yang pengurusnya bermasalah akan berlomba-lomba menjilat Jokowi! agar supaya bisa ikut pilkada. Ini pemilu kepala daerah serentak! Sebentar lagi pendaftaran calon kepala daerah. PPP dan Golkar masih digantung! Jadi kalau PPP dan Golkar mau terlibat yah ikuti maunya jokowi. Berlomba-lomba untuk menyenangkan jokowi! 

Semua partai akan berada di bawah kekuasaan Jokowi! Jika macam-macam jokowi katakan, kamu mau saya hancurkan sekarang juga?

Saran saya, mari semua partai politik baik KIH dan KMP duduk bersama! Seluruh partai sepakat untuk tetap berbeda, tapi khusus dalam pertemuan ini semuanya sepakati satu hal yaitu menolak intervensi pemerintah kepada partai-partai. 

Jika Jokowi memaksa maka sebagai pembuat UU, segera revisi UU pilkada dan mundurkan pendaftaran pilkada. DPR bisa saja sepakat untuk turunkan Jokowi karena melakukan intervensi. Secara hukum DPR berhak menurunkan Presiden!

Partai-partai kumpul dan tunjukkan kepada Jokowi Who's the boss? Kami Wakil rakyat! Kami adalah bosnya bukan anda Jokowi!

Segera! 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.