Ini cara Jokowi membantu Pengungsi Rohingya sekaligus Menekan PBB!


Statement Panglima TNI yang mengatakan "Mengurus rakyat sendiri aja susah", terkait dengan pengungsi Rohingya dan Bangladesh yang mencari suaka tidak bisa disalahkan juga. Beliau sebagai penjaga kedaulatan dan keamanan negara memang harus bersikap seperti itu menolak kedatangan orang asing ke wilayah NKRI.

Bukan beliau tidak punya hati, saya yakin keinginan terdalam beliau sebagai manusia pasti ingin biarkan pengungsi berlabuh di daratan NKRI.

Kembali lagi, kebiasaan kita yang tidak mengerti masalah tapi sok tahu, lalu atas nama kemanusiaan menuding pemerintah tidak punya hati. Atas nama kemanusiaan dan malah ada yang mulai menyentil atas nama solidaritas agama mempermasalahkan sikap pemerintah.

Presiden Joko Widodo sebaiknya jangan hanya bersikap tegas terhadap pengungsi tapi harus tegas juga menekan dunia internasional. Jangan nanti hanya sibuk menjelaskan kedaulatan negara tapi membiarkan masalah kemanusiaan ini berlarut-larut dan menjadi boomerang bagi NKRI.

Jika saya Joko Widodo, saya perintahkan TNI dan menteri terkait untuk memberikan bantuan agar pengungsi tidak sakit dan kelaparan. Saya minta fasilitasi seluruh media untuk bisa meliput perlakuan manusiawi Indonesia terhadap pengungsi. 

Kalau perlu berikan perahu atau kapal yang layak bagi pengungsi yang ada dilautan itu. Perahu dan kapal yang dilengkapi dengan fasilitas yang layak untuk tidur dan tempat untuk beribadah. Indonesia siapkan!

Lalu saya katakan ke seluruh media, Indonesia tegas untuk tidak memberikan suaka tapi Indonesia tidak akan membiarkan satu manusiapun kelaparan, kedinginan dan sakit! 

Kemudian saya katakan, kemana Perserikatan bangsa-bangsa? Kemana negara-negara yang katanya memperjuangkan hak asasi manusia? Kalian jangan hanya menjual retorika. Tetapi ketika berhadapan dengan kondisi dilapangan, semuanya bersembunyi dan menjadi bangsa pengecut!

Seluruh media nasional dan internasional meliput dan menayangkan pernyataan Joko Widodo. Kemudian menjadi headline diseluruh dunia. Dengan begitu, Jokowi akan dihormati oleh rakyat Indonesia sekaligus menampar negara-negara lain dan Perserikatan bangsa-bangsa.

Negara-negara yang senasib dengan Indonesia seperti malaysia, australia dan sebagainya pasti mendukung dan melakukan hal yang sama. Jokowi ajak negara-negara yang dilalui pengungsi Rohingya dan Bangladesh untuk bersikap bersama, dan menekan melalui sikap seperti yang dilakukan Indonesia.

Dengan begitu masyarakat internasional akan bereaksi. Di setiap negara akan terjadi gejolak, rakyatnya menuntut pemerintah bersikap. Pegiat kemanusiaan internasional yang ada disetiap negara akan bereaksi. Mereka akan melakukan penekanan secara besar-besaran.

Jokowi harus terus melakukan kegiatan kemanusiaan dan terus mengeluarkan statement politik yang disiarkan diseluruh dunia. Dengan begitu Indonesia akan menjadi leader dalam memperjuangkan kemanusiaan. Indonesia menjadi contoh nyata bagi masyarakat dunia. Pegiat kemanusiaan dan keagamaan di Indonesia akan berbalik mendukung Jokowi dan mendesak PBB untuk punya nyali!

Jadi, jokowi jangan membiarkan hal ini berlarut-larut dan menjadi sasaran tembak rakyatnya dan rakyat internasional atas hal yang tidak dia perbuat. Jika Jokowi melakukan hal itu, selain murah meriah, efeknya pukulnya sangat besar! Jokowi akan mendulang dukungan yang sangat besar!

Ditunggu keberanian Jokowi. Jangan menjadi Presiden pengecut dan membiarkan masalah berlarut-larut.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.