Demi uang, mereka ciptakan seolah-olah ada konflik agama sehingga harus dibela.


Awalnya tidak ada masalah dengan kerukunan antar umat beragama, tapi semua ini menjadi masalah ketika ada sekelompok orang yang melakukan kerusakan, mengatasnamakan dan berkedok membela agama, yang sebenarnya tidak ada masalah di negara ini.

Mereka menciptakan seolah-olah ada masalah kerukunan beragama dengan tujuan untuk menciptakan masalah di negara ini. Giliran suruh dibuktikan, tidak bisa.. 

Masyarakat yang tadinya hidup rukun antar umat beragama dibuat menjadi tidak rukun oleh oknum yang menciptakan untuk "Membela agama". Antar tetangga yang berbeda agama tadinya rukun, akhirnya menjadi renggang karena ada doktrin yang diciptakan untuk "membela agama"

Apakah di negara ini selama ini terjadi konflik antar agama sehingga harus ada sekelompok orang yang mengatasnamakan membela agama?

Ternyata di negara ini tidak ada konflik antar umat beragama! Tidak ada yang saling memaksakan pihak lain untuk menjalankan ajaran agamanya. Negara ini tidak ada masalah terhadap kerukunan dan toleransi beragama, lalu kenapa diciptakan seolah-olah ada masalah toleransi beragama?

Apa yang harus dibela? Selama ini tidak ada yang harus dibela, kenapa jadi dibuat masalah atas nama membela agama? Ini kan konyol..

Mereka menciptakan banyak masalah atas nama membela agama sehingga rakyat termakan opini dan akhirnya ikut membuat masalah. Karena yang menciptakan itu adalah orang-orang yang "ditugaskan" untuk merusak intoleransi antar umat beragama di negara ini!

Tentu pasti ada tujuannya.. tujuannya adalah untuk menghancurkan nasionalisme bangsa ini! Rakyat dibuat terpecah belah atas nama agama. Setelah rakyat terpecah belah, nasionalisme pudar, maka dengan mudah ekonomi negara ini dikuasai oleh para oknum baik dalam dan luar negeri.

Saya pernah menjelaskan apa yang terjadi dibalik isu agama. Ini penjelasan saya..

Kita sibuk dibuat berkonflik antar anak bangsa sedangkan para oknum asing dan oknum dinegara ini sibuk menguasai ekonomi negara. Yang merusak dan menjadikan kekacauan di negara ini tentu mendapatkan success fee atas kerja mereka membuat kerusakan.

Lakum Diinukum Wa liyadiin.. Untukmu agamamu, dan untukku lah, agamaku. Selama ini berjalan seperti itu tapi dirusak dan dibuat saling menyalahkan.

Kini untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan, maka saatnya kita kembali ke sikap asli bangsa ini, bersatu diantara perbedaan. Negara wajib bersikap tegas terhadap sekelompok orang yang membuat kerusakan dinegara ini. Harus tegas..

Jangan takut bersikap tegas kepada pelaku kejahatan yang merusak kerukunan. Jalankan saja amanat konstitusi, UUD 1945. Negara harus bersikap keras terhadap kelompok yang menciptakan intoleransi dan kerusakan. Karena semakin mereka dibiarkan maka..

Ekonomi negara ini semakin tergadaikan, perang antar anak bangsa terjadi dan pelaku kejahatan itu semakin kaya dari hasil membuat kerusakan. Tegas bukan berarti sewenang-wenang. Karena negara wajib melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Ini amanat UUD45

Ingat! Ini diciptakan! Konflik ini diciptakan.. bukan muncul dari konflik masyarakat itu sendiri! Ini diciptakan dari atas ke bawah. Masyarakat dijadikan alat gratis untuk memuluskan perampokan ekonomi bangsa ini dengan berlindung dibalik agama. 

Lawan!!

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.