Breaking

Friday, 24 March 2017

Kaum Al-Ngotot diantara kebencian dan kebodohan


Hehehe.. Masih ada yang ngotot bahwa arti Aulia di Al-Maidah adalah pemimpin. padahal ahli dan Kementerian agama udah bilang itu artinya "Teman setia"

Kaum Al-Ngotot yang bukan pihak Kementerian agama dan bukan ahli tetap ngotot dan bilang itu bukan Teman Setia. ditanya apa alasannya, mereka ngotot bilang salah.

Ternyata Rizieq gak berani ngotot, Rizieq kemudian berdalih bahwa "Dijadikan Teman setia aja tidak boleh apalagi dijadikan pemimpin". Kaum Al-Ngotot kemudian ikutan mengatakan hal yang sama dengan rizieq untuk membenarkan tidak memilih Ahok dalam Pilkada DKI.

Ketika ditanya dimana ayat dan hadits yang menyatakan seperti itu? Al-Ngotot bingung menjawab, yang ada makin ngotot dan mengkafir-kafirkan. 

Makanya gue bilang, Para Al-Ngotot itu gak tau apa yang mereka teriakkan. yang ada hanya kebencian dan kebodohan. Ini penyakit.. Ujung-ujungnya selain main tuding kafir, mereka menuding Ahok korupsi dan sejenisnya. ketika ditanya mana buktinya, eh malah ngamuk!

Mau test Al-Ngotot ngamuk? tanya saja, bisa buktikan dengan legalitas apakah terjemahan Kementerian agama itu salah? pasti mereka ngamuk. Atau tanya, bisa buktikan secara legal bahwa Ahok Korupsi? Ahok penista agama? Ahok PKI? Dan sebagainya? dapat dipastikan Al-Ngotot bakal ngamuk.

Makanya saya gak pernah mau diskusi dengan kaum Al-ngotot. mereka tidak punya ilmu, yang mereka punya cuma emosi tingkat tinggi.

Kalau cuma ngotot tanpa ilmu, Mending gue ngopi sambil dengerin Metallica 😊. #KafilahTetapBerlalu

No comments:

Post a Comment