Breaking

Saturday, 18 March 2017

Orang milih ahok, kalian ngamuk-ngamuk. Orang netral, kalian ngamuk-ngamuk juga. Sakit jiwa..


Bener-bener sakit jiwa ya.. orang milih Ahok, kalian marah-marah. Orang bersikap Netral, eh kalian marah-marah juga. Kurang gizi ya?

Dalam Pilkada, orang bebas menentukan sikap. Mau memilih, mau netral bahkan tidak memilih. Dan itu hak yang dilindungi secara hukum. Kalau semuanya harus ikutin maunya elu pada, ngapain ada Pilkada? Lagian kalian itu siapa? Kelakuan kok kayak preman mabok sirop...

Yang dilarang dan masuk kategori kejahatan itu adalah sikap seperti kalian. Memaksakan kehendak dan ngamuk-ngamuk jika ada orang beda pilihan.

Dua Partai peserta Pemilu 2014 yang bersikap Netral dalam Pilkada DKI adalah PBB dan Demokrat. Itu sah-sah aja dan itu hak bukan pelanggaran. Secara hukum tidak melanggar, kenapa kalian malah memvonis seolah-olah sikap Netral Demokrat dan PBB itu adalah pelanggaran?. Sakit jiwa lu pada..

Para koordinator orang-orang aneh itu saya sarankan untuk coba cari strategi lain. Udah basi strategi ngamuk-ngamuk dan memaki-maki..

Dan mulailah belajar apa itu hak dan kewajiban. Jangan merasa lebih Nabi daripada Nabi dan lebih Tuhan daripada Tuhan.


No comments:

Post a Comment