Breaking

Saturday, 10 June 2017

Alibi Pendukung Rizieq itu, sama saja menuduh Rizieq sebagai pelakunya!


Dalam Kasus dugaan Pornografi Rizieq, banyak yang bicara soal bukti di dapatkan oleh polisi secara ilegal... Kalau gue jadi Rizieq gue akan marah. Karena kalau bilang bukti di dapat ilegal, artinya, chat mesum itu dianggap benar, cuma cara mendapatkannya itu ilegal. Harusnya jangan pakai alasan itu. itu pertama..

Kedua, kenapa mereka fokus pada siapa penyebarnya ya?. Jadi maksudnya kalau penyebarnya itu tidak ketemu, apakah otomatis Rizieq tidak bisa di adili? Aturan dari mana itu? Kalau begitu, semua kasus pornografi yang dipolisikan tanpa tau siapa penyebarnya tidak boleh dipidanakan walaupun sudah menyebar. Kan gitu.. Tapi faktanya, ternyata pelaku di video atau content pornografi lain yang tidak diketahui siapa penyebarnya, di kenai hukuman.

Jadi saran saya, fokus saja untuk membantah soal bukti chat itu, bukan soal siapa penyebar atau soal legalitas mendapatkan alat bukti.

Polisi dengan mudah mematahkan alasan para pendukung Rizieq. Polisi misalnya mengatakan bahwa setelah video chat, foto dan percakapan yang diduga Firza dan Rizieq terpublikasi, mereka lalu memeriksa Firza dan mendapatkan alat bukti dari HP Firza yang disita, sehingga cara mereka dapatkan bukti legal. Mau bantah apa kalau begitu?

Kalau alasan penyebar belum tertangkap, maka polisi bilang, dikasus lain juga sama tapi proses hukum tetap berjalan.

Jadi sebaiknya ngak perlu pakai alasan-alasan yang dengan mudah bisa dipatahkan secara hukum. Lebih baik fokus subtansi soal chat itu.  Ingat loh.. Rizieq itu baru tersangka, belum tentu bersalah. Tapi kalau pendukungnya cuma fokus soal siapa penyebarnya, sama aja kayak nuduh bahwa benar Rizieq pelakunya.

Atau memang gak bisa membantah bukti-bukti dari kepolisian dan ahli sehingga jadinya pada ngomong kemana-mana hehehe... Berani fokus gak?

No comments:

Post a Comment