Breaking

Monday, 5 June 2017

Allah sayang Indonesia, Allah tunjukkan bukti bagaimana kaum radikal merusak kehidupan di Filipina


Masih ada yang tidak terima saya katakan bahwa contoh terkecil keberadaan Pancasila itu adalah ketika kita bisa tidur nyenyak.

Ini pandangan saya.. 
Pancasila itu apa sih? Kita bisa tidur nyenyak, itu sudah Pancasila! 

Saya senyum aja. Gak banyak comment, saya hanya berikan beberapa bukti ini..

Warga mengungsi karena pertempuran tentara dan kelompok pro ISIS. 

8 warga dihadang dan dibunuh oleh kelompok pendukung ISIS. 

ISIS Mengamuk, 19 Penduduk di Kota Marawi Filipina Tewas 

Militer Vs ISIS, Sekitar 2.000 Warga Sipil Terjebak di Marawi 

ISIS Bunuh Warga Sipil di Filipina Jika Tidak Bisa Baca Alquran 

Mau lihat bagaimana perang dengan kelompok radikal di Filipina? Ini videonya.. 

Mau lihat mayat-mayat orang yang mau berangkat kerja ditembak di Filipina oleh kelompok ISIS?

Mau lihat kelompok ISIS meruntuhkan militer dengan alat berat di filipina?

Warga filipina ketakutan dirumah dan tidak bisa beraktifitas secara normal.. 

WNI yang terjebak dan dievakuasi dari filipina. Mereka rasakan sendiri seperti apa.

Dan masih banyak lagi! Allah sayang sama Indonesia dan Allah tunjukkan bukti terdekat, kalau kita toleran terhadap kaum radikal. Semua yang saya paparkan juga 100% terbukti terjadi di Filipina. Jadi saya tidak perlu menjelaskan lebih jauh lagi..

Kelompok pendukung ISIS, dibiayai oleh ISIS dan diberikan alat perang. Di Indonesia kita lihat ada gak kelompok yang mendukung ISIS? Kalau ada bubarkan segera.

Jadi masihkan kita sibuk seperti yang saya tulis. Kita sibuk mencari pasal sedangkan mereka sibuk mau hancurkan kita? ini tulisan saya terkait hal itu  http://bit.ly/2sEQYuV

Nah dari semua kejadian itu, apakah masih bisa tidur nyenyak? Apakah masih ngak percaya bahwa kita bisa tidur nyenyak itu sudah Pancasila??

Kalau masih gak percaya, sudah pasti itu kaum radikal anti Pancasila dan orang-orang yang dibayar oleh ISIS untuk merusak bangsa ini.

No comments:

Post a Comment