Breaking

Saturday, 10 June 2017

Mubahalah salah kaprah ala Rizieq dan orang-orang yang menantang Mubahalah


Saya sudah jelaskan bahwa mau Mubahalah ribuan kali, gak ada urusan dengan urusan pidana. Ini penjelasan saya.. https://t.co/AZAFPlE3AW

Tapi anehnya masih banyak orang-orang aneh yang menantang saya untuk Mubahalah. Mereka bilang, berani gak mubahalah kayak Rizieq?. Mereka ini orang-orang yang sama sekali tidak mengerti mubahalah..

Saya jelaskan ya.. Mubahalah itu bisa dilakukan setelah kita memberikan semua bukti, setelah kita menjelaskan dengan logika dan lawan bicara kita dalam perdebatan tidak bisa menyanggah juga tidak bisa membantah dengan bukti tapi masih tetap ngeyel... maka boleh kita menantang untuk Mubahalah.

Jadi Mubahalah itu adalah jalan terakhir. Ada prosesnya yang logis dan masuk akal terlebih dahulu. Bukan ujug-ujug tanpa melalui proses. Paham ya..

Rizieq katanya ber Mubahalah (Walau bukti videonya tidak ada).., Pertanyaannya apakah Rizieq sudah melewati prosesnya? Ternyata Rizieq tidak melewati dan tidak mau lewati proses itu!

Jadi kalau Rizieq mau ber Mubahalah ya ke kantor polisi! lewati proses pembuktian. Kalau polisi gak bisa bantah bantahan dan bukti dari Rizieq tapi tetap ngeyel, maka boleh Rizieq Bermubahalah! Rizieq tantang pihak kepolisian untuk bermubahalah berdasarkan fakta-fakta hukum bahwa Polisi tidak mampu menjawab, tapi tetap ngotot. Itu yang benar..!

Jadi kalau Rizieq mau Mubahalah harus punya nyali, jangan takut untuk ke kantor polisi. Kalau sekarang ini, katanya bermubahalah tapi takut ke kantor polisi, sehingga gak jelas sasaran mubahalahnya..

Clear ya.. tinggal tunggu nyali Rizieq untuk berhadap-hadapan dengan hukum. Lalu kalau polisi ngeyel, tantang Mubahalah. Harusnya paham ya..

Nah, sekarang saya mau jelaskan kelucuan dan kebodohan orang-orang aneh yang menantang untuk membalas Mubahalah Rizieq.

Pertama, saya sudah jelaskan bahwa tantangan Mubahalah Rizieq itu salah sasaran. Kedua, mereka yang menantang orang lain untuk bermubahalah lawan Rizieq adalah sekumpulan para pengecut yang bodoh.

Kenapa saya bilang begitu? Ini bukan bahasa emosional ya... Bodoh itu karena gak paham Mubahalah, pengecut itu karena mereka takut untuk Mubahalah.

Loh!? Memangnya mereka takut ber- Mubahalah?

Begini saya jelaskan.. 
Kalau Rizieq mau Mubahalah, maka lawannya itu adalah polisi. Karena yang punya urusan itu kan antara Rizieq dan polisi. Paham ya..

Nah, kalau ada orang selain Rizieq menantang orang lain, maka orang itu harus membuat Mubahalah terlebih dahulu dengan menantang orang lain. Sebelum orang itu melakukan mubahalah, maka orang itu harus berinteraksi dengan orang lain yang akan ditantang. Dalam interaksi itu terjadi saling menyanggah dan saling menggelar bukti.

Jika orang itu berhasil menyanggah semuanya dan orang lain itu tidak bisa membantah lagi, tapi tetap ngeyel masih menyatakan Rizieq salah, maka tantang Mubahalah!

Pendukung Rizieq silahkan bersumpah begini: "Saya tau Rizieq tidak bersalah, SAYA LIHAT SENDIRI, DEMI ALLAH!, kalau saya bohong perut saya pindah ke belakang!"

Bukan kayak sekarang ini.. Sudah gak melewati proses dan tidak berani bersumpah bahwa mereka melihat sendiri Rizieq gak melakukan, eh kini malah sibuk ngumbar tantangan Mubahalah!

Orang gak paham apa-apa, tapi di doktrin untuk ngamuk-ngamuk ya gini. Saran saya, silahkan pelajari dan laksanakan proses menuju Mubahalah terlebih dahulu ya..

Tapi saya yakin 100%, pendukung Rizieq gak akan ada yang berani bersumpah kayak gitu. Yakin gue.., wong mereka kan gak pernah melihat apa yang Rizieq lakukan.. hehehe.

No comments:

Post a Comment