Pancasila itu apa sih? Kita bisa tidur nyenyak, itu sudah Pancasila!


Sok bicara Pancasila, kayak ngerti aja Pancasila itu apa? Begitulah pernyataan dan pertanyaan mereka ketika saya selalu bicara mengenai ideologi Pancasila.

Apa sih Pancasila itu? Dan kenapa saya begitu membela Ideologi ini?

Simpel sebenarnya.. Saya memotret kondisi nyata adanya Ideologi Pancasila itu di kehidupan saya dan masyarakat Indonesia sehari-hari.

Saya berangkat kerja, yang saya khawatirkan cuma satu, yaitu telat. Karena saya tertidur pulas dan bangun kesiangan.

Masyarakat di Negara lain seperti di Timur Tengah, yang mereka khawatirkan bukan soal telat karena bangun kesiangan. Mau tidur ketakutan, Bangun tidur ketakutan, Berangkat kerja ketakutan, sampai tempat kerja ketakutan, Pulang kerja ketakutan dan begitu seterusnya.

Mereka ketakutan peluru nyasar, bom, pembunuhan dan segala macam. Kalau kita, yang kita khawatirkan sangat sepele, yaitu telat bangun!

Kita saking enaknya tidur bangunnya kesiangan. Kalau di negara lain, mereka mau tidur saja susah karena dihantui ketakutan. Jangankan bermimpi untuk tidur enak, sudah bisa tidur saja sudah bersyukur!

Dengan Ideologi Pancasila, hanya ada satu hal saja yang harus dilakukan oleh setiap orang di Indonesia, yaitu mencari nafkah. Hanya itu saja dan tidak lebih. Sesimple, semanja dan seindah itu manusia yang ada di Indonesia ini.

Kalau masih ada yang bertanya apa benar hanya itu? Saya jelaskan begini..

Malam hari apa yang kita semua lakukan? Berkumpul dengan keluarga, menemani anak belajar, bercanda, berdiskusi, makan bersama lalu tidur.

Pagi hari apa yang kita lakukan? Bangun pagi, mandi, sarapan, lalu bersiap untuk berangkat kerja. Pulang kerja berkumpul dengan keluarga lagi.

Hari libur menikmati liburan ke tempat liburan atau sekedar berjalan-jalan dan makan di Mall. Mau berkumpul di sebuah tempat dan tertawa dengan kawan-kawan pun biasa kita lakukan. Semua yang kita lakukan dan rutinitas yang kita lakukan seperti itu.

Di negara lain, misalnya di negara-negara Timur tengah, Malamnya ketakutan akan keselamatan, mau tidur ketakutan, bangun tidur ketakutan, berangkat kerja ketakutan, dalam bekerja ketakutan, pulang kerja ketakutan, hari libur ketakutan dan tidak bisa menikmati liburan. Rutinitas mereka seperti itu.

Kita tidak perlu mencari keadilan, kebebasan, perlindungan, kemerdekaan, dan sebagainya. Semua sudah disediakan dan kita rasakan.

kita tugasnya hanya tinggal mencari nafkah saja. Di negara lain mereka harus mencari keadilan, kebebasan, kemerdekaan, kenyamanan, perlindungan dari rasa takut, dan sebagainya, belum lagi mereka harus mencari nafkah.

Mau pilih mana? Pancasila atau sesuatu yang belum jelas seperti khilafah-khilafahan?

Pancasila memberikan kita keadilan, kebebasan, menjadikan kita orang-orang beradab, menjadikan bangsa ini tentram dan semuanya dilindungi.

Simple.. Kita hanya butuh mencari uang saja di Indonesia. Semuanya sudah ada, Kalau ada yang melenceng itu adalah tindakan para oknum bukan sistemnya, bukan ideologinya.

Belum lagi Indonesia itu punya 3 hal. Punya BAHAN, punya PRODUKSI dan punya PASAR. Jadi untuk mencari uang pun sudah disediakan di Negara ini!

Kita sudah punya UUD 45 dan kita punya pancasila, di mana kita diberi perlindungan, kenyamanan, keamanan, dan segala hal lainnya.

Ibarat memancing, kita sudah di kasih tempat nyaman, dikasih kailnya, dikasih umpannya dan di sediakan ikannya. Yang perlu kita lakukan hanya menggerakkan tangan kita saja. Hanya itu dan benar-benar hanya itu!

Pancasila itu KEBUTUHAN dan KEPENTINGAN setiap manusia di DUNIA, hanya kebetulan Pancasila itu dilahirkan di Indonesia. Sikap Pancasila itu diinginkan di Prancis, Amerika, Arab, China dan di seluruh negara walaupun mereka tidak pernah mendeklarasikan Pancasila sebagai Ideologi.

Dan tidak ada Negara yang tidak setuju dengan Pancasila. Apakah ada Negara yang menolak keadilan? Tentu tidak kan? Kalau ada itu negara barbar.

Pancasila itu kebutuhan dan kepentingan. Pancasila sebenarnya kumpulan kebutuhan dan kepentingan manusia yang paling hakiki yang kemudian diberikan label atau nama Pancasila. Itu sebenarnya Pancasila!

Analoginya begini, Kita BUTUH bernafas sudah tersedia, kita BUTUH pendengaran sudah tersedia, kita BUTUH penglihatan sudah tersedia.

Itulah Pancasila bagi setiap Individu manusia di dunia ini. Lalu bagaimana bisa semua hal yang sudah tersedia itu dianggap hal yang buruk? Kalau Nafas, pendengaran dan penglihatan itu hal yang buruk, maka apakah ada hal yang lebih baik dari bernafas, mendengar dan melihat?

Pancasila itu sudah seperti nafas dan detak jantung, menyatu di dalam tubuh ini, tidak perlu dipesan atau diminta.

Jadi apakah masih ada lagi yang meragukan dan mempertanyakan Pancasila padahal dia selama ini hidup dengan nyaman karena Pancasila?

Selamat ulang tahun Pancasila dan selamat ulang tahun My son, Dave. Semoga kalian Panjang umur dan sehat selalu. Aminn..

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.