Setya Novanto masih sah sebagai Ketua DPR RI. Ada yang bisa membantah?


Karena banyak yang gak paham tapi sok tau, mereka sudah menuding kenapa Setya novanto belum diberhentikan sebagai Ketua DPR, padahal statusnya tersangka, Maka saya jelaskan sedikit saja, intinya saja ya.. bahwa apa yang ditudingkan itu salah dan menyesatkan. tidak paham tapi ngotot.

Pertama, Berdasarkan Pasal 87 ayat 5 UU 17 Tahun 2014, Pimpinan DPR diberhentikan SEMENTARA jika sudah dinyatakan sebagai TERDAKWA. Setya novanto baru dinyatakan sebagai TERSANGKA, itu pun kalau diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih. Kalau kurang ya ngak..

Kedua, Berdasarkan Pasal 87 ayat 2 huruf c UU 17 Tahun 2014, Setya novanto diberhentikan kalau sudah ada putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih.

Jadi kalau orang yang bukan pengamat politik atau bukan orang partai politik menuding kenapa Setya novanto belum diberhentikan, saya maklum. Tapi kalau sampai Pengamat politik dan orang Partai politik yang menuding begitu, alangkah bodohnya mereka. Ada di politik tapi tidak paham apa-apa.

Dan lebih bodoh lagi (Bodoh kuadrat) adalah kalau sampai ada anggota DPR yang menuding seperti itu. Dia yang bikin tapi dia gak tau..

Jadi jelas ya.. jangan sampai kebodohan ini terus disebarkan hanya karena nafsu ingin menyerang. harus dibarengi dengan intelektual yang mumpuni.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.