Breaking

Saturday, 19 August 2017

Faktanya, Munir bukan korban pelanggaran HAM. Suciwati dan Kontras stop berhalusinasi!


Melihat kasus munir dan sepak terjang kontras juga suciwati, saya jadi heran, maunya mereka ini apa sih? ngak jelas..

Ini beritanya..
"Kecewa berat Suciwati ke Jokowi tak tunaikan janji di kasus Munir"

Ketika kalah di MA, lalu mereka menyalahkan Jokowi? Kalau tidak mau kalah jangan lakukan upaya hukum tapi konsisten menuding aja terus.

Kalau suciwati menagih janji bilang Jokowi akan menuntaskan kasus munir, loh!? kan sudah. Dasar yang dipakai suciwati cs apa sih?

Kalau gak ada dasarnya apa yang mau dituntaskan? Kalau bicara TPF Munir, apa itu kesalahan Jokowi? tidak kan? Kenapa Jokowi disalahkan? Jokowi bekerja punya dasar dan Jokowi sudah melakukannya. Yaitu meminta data TPF pada pemerintah yang lalu. Tapi data aslinya tidak ada.

Kalau tidak ada, lalu Jokowi bekerja dengan dasar apa kalau keaslian dari dokumen TPF itu diragukan? ngawur kalau salahkan Jokowi.

Kalau suciwati dan kontras mendesak Jokowi publikasikan hasil TPF bukan versi asli, ini sama saja mau menjebak Jokowi. Karena Jokowi akan diperkarakan oleh para pihak yang namanya tersebut, karena gunakan data yang diragukan keasliannya. ini bahaya!

Lagian dokumen TPF Munir itu kalaupun ada aslinya, isinya bukanlah hasil akhir, karena harus ada pembuktian hukum, tidak boleh dipublikasi sembarangan. Hal ini dikuatkan dalam putusan PTUN yang pada intinya adalah dokumen TPF Munir bukanlah Informasi Publik dan dikuatkan oleh putusan MA.

Apakah tujuan suciwati dan kontras untuk menjebak Jokowi? dan konyolnya suciwati malah memperlihatkan sendiri kelemahan dari statementnya. Apa itu?

Suciwati sendiri meminta Jokowi untuk MENCARI Dokumen TPF Munir, artinya dia tau bahwa dokumen asli itu tidak ada ditangan Jokowi! Tapi saat bersamaan meminta Jokowi untuk mengumumkan hasil penyelidikan TPF Munir. Ini kan konyol, ucapannya sendiri gak sinkron.

Faktanya hingga hari ini kasus munir bukan tidak mau diteruskan, tapi faktanya data TPF itu tidak pernah ada di tangan pemerintah.

Bisa jadi Munir meninggal karena urusan pribadi dia atau hal lain yang tidak ada hubungannya dengan politik, tapi diarahkan. Kasus munir bukan kasus politik itu fakta hukumnya, karena kalau opini dan perasaan itu tidak ada kepastian hukumnya. cuma ngawur aja..

Sejak kapan Suciwati dan kontras penentu sebuah kebenaran? mereka juga tidak tau apa yang sebenarnya terjadi, tapi sudah menuding. Ingat TPF Munir sudah dibuat lama sebelum Jokowi dan faktanya pemerintah Jokowi hingga detik ini tidak dapatkan hasil asli dokumen TPF.

Lalu kalau sudah begitu, maunya apa? mau ikuti pikiran kontras dan suciwati? emang mereka siapa di negara ini? seenak perut menuduh.

Kalau menuduh Jokowi menjual kasus munir, maka pertanyaannya apakah suciwati dan kontras juga tidak menjual kasus munir untuk kepentingan pribadi?? Kalau boleh tau, dana suciwati dan kontras darimana? beranikah kontras membuka darimana saja dana mereka selama ini?

Kalau ngotot menuntut pemerintah keterbukaan Informasi publik, maka mereka juga harus berani membuka sumber dana mereka ke publik.

Saya hanya bertanya bukan menuduh seperti suciwati dan kontras menuding dan menuduh Jokowi secara kasar tanpa dasar.

Memilih upaya hukum kok maunya menang? aneh.. Tidak terima putusan PTUN dan MA, lalu Jokowi yang disalahkan. ini kan lucu bin konyol. Atau suciwati dan kontras punya hasil asli TPF munir? Kalau punya kasih dong, kalau tidak punya mending diam daripada hanya membuat berisik.

Saran saya suciwati dan kontras perjuangkan hal ini secara normal bukan dengan cara-cara konyol seperti ini apalagi menuding para pihak. Jangan juga menjadikan kasus Munir seolah-olah kasus pelanggaran HAM karena belum terbukti. Bisa jadi ini masalah pribadi munir, bukan politik.

Posisi Munir sekarang ini sama dengan korban pembunuhan lain, tidak ada istimewa dan belum terbukti ini urusan politik. Dan jangan sampai juga kasus munir dimanfaatkan atau malah MEMPERSILAHKAN bangsa asing untuk ikut memanfaatkan. Jangan ya..

Kasihan Almarhum Munir, dia malah dijadikan alat untuk saling menyerang bahkan mungkin saja uang! kita tidak tau tujuan tersembunyi orang kan?

Ingat, kalau sampai suciwati dan kontras menuding seseorang sebagai pelanggar HAM atau pembunuh Munir, maka ada konsekuensi hukumnya. Ini negara hukum dan Munir bukanlah orang spesial sehingga keluarga dan temannya bisa seenak perut menuding para pihak.

Mencari keadilan kok dengan cara bersikap tidak adil. Seolah-olah pemilik keadilan adalah mereka. ngawur ini..

2 comments:

  1. Betul bang..iklasin aja. Biar tenang arwahnya...pasrah aja ama Allah...biarkan Allah yg balasan..ribut melulu..

    ReplyDelete
  2. Mereka hanya tdk terima, sudah nggak jadi trending topic lagi.. Dibuat2lah alasannya agar masy tetap ingat sama munir..

    ReplyDelete