Menunggu nyali Prabowo dan SBY


Soal dana haji yang belum direalisasikan akan dipakai oleh pemerintah Jokowi dalam membangun Infrastruktur, kini ramai diperdebatkan banyak pihak. Para politisi yang berseberangan dengan Jokowi berebutan berbicara, tujuannya jelas untuk menyerang Pemerintahan jokowi.

Kalau saya jadi SBY, maka sebagai negarawan saya akan bicara agar supaya masalah dana haji ini tidak lagi diperdebatkan. Saya dengan jiwa besar akan katakan jangan salahkan Jokowi! Karena sebelum Jokowi, dana haji sudah digunakan di zaman saya dan tidak ada yang mempermasalahkan!

Saya tidak akan biarkan anak buah saya menyerang Jokowi soal dana haji, saya tidak akan diam seolah-olah di zaman saya tidak gunakan dana haji.

Begitupun jikalau saya jadi Prabowo, saya akan bicara bahwa saya pun setuju dana haji digunakan untuk Infrastruktur, sepakat dengan Jokowi. Saya akan bicara agar supaya anak buah saya tidak menyerang Jokowi terkait rencana gunakan dana haji. Saya tidak akan diam-diam.

Jadi kalau saya menjadi Prabowo dan SBY, walau berbeda pandangan politik dengan Jokowi, tapi untuk hal ini saya akan membela Jokowi. Saya tidak akan biarkan Jokowi diserang atas hal yang pernah saya lakukan atau yang pernah saya sepakati. Itu bukan sikap kesatria..

Kalau saya jadi Prabowo, saya akan panggil anak buah saya yang kritisi Jokowi soal dana haji. Saya tanya kenapa anda tidak kritisi soal ini waktu saya jadi capres? karena saat kampanye saya bilang ketika nanti menjadi Presiden, saya akan gunakan dana haji untuk membangun Indonesia. Kenapa anda diam saja!? kenapa anda tidak kritisi saya!?

Itu namanya penjilat!, giliran saya yang berniat gunakan dana haji anda diam, giliran Jokowi anda kritisi membabi buta!

Kalau saya jadi SBY, saya akan panggil anak buah saya yang mengkritisi Jokowi soal dana haji. Saya akan bentak dia. Saya tanya, kenapa anda tidak kritisi ketika dana haji digunakan di zaman saya dan sekarang mengkritisi hal yang belum dilakukan Jokowi?

Saya malah berhati-hati dengan anak buah seperti itu, karena sewaktu-waktu dia dengan mudah menyerang saya kalau pindah ke bos yang lain.

Tapi sayangnya saya bukan SBY dan Prabowo sehingga keberanian untuk membela Jokowi soal dana haji tidak bisa terwujud.

Semoga SBY dan Prabowo punya nyali untuk bicara soal dana haji agar supaya gonjang-ganjing dana haji tidak berkepanjangan.

Ditunggu nyali SBY dan Prabowo untuk bicara terkait dana haji yang mereka setujui itu.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.