Apakah Fadlizon memfitnah dan menghina Presiden? Apakah ini menyebarkan kebencian?


Fadlizon secara terbuka di Twitter mengatakan, "Bolehkah kita berpendapat bahwa rezim ini tak suka Islam? atau Islamophobia? ada ulama dikriminalisasi, difitnah, dituduh makar, dipenjarakan."

Fadlizon mengatakan "Kita". Kita itu siapa?

Kalau begitu, Bolehkah orang-orang berpendapat bahwa "Kita" itu adalah Gerindra, atau kita itu adalah Fadlizon dan Prabowo? Bolehkan?

Bolehkah orang lain berpendapat bahwa Fadlizon mau menuduh Jokowi anti Islam, tapi dibalut dengan kata "Bolehkah Kita" agar Fadlizon tidak diproses oleh pihak kepolisian dengan tuduhan dugaan menghina dan memfitnah kepala negara. Bolehkan?

Tapi sayangnya, FadliZon terjebak ketika menanggapi pendapat Chiko hakim. Ini sama seperti Jonru "terjebak" di ILC oleh Akbar Faizal..

Ketika Fadlizon mengatakan "Rezim ini kelihatan tak mendukung masyarakat rohingya yang jadi korban pengusiran dan pembantaian, apakah karena kebetulan mereka muslim?"

Lalu ditanggapi oleh Chiko Hakim, beliau menanggapi seperti ini: "Ini bukan pengawasan, Ini pemanasan alias Memanas-manasi rakyat dengan tujuan bentuk opini bahwa Presiden Jokowi anti Islam"

Fadlizon menjawab tanggapan dari Chico Hakim, Beliau menjawab: "Lho kan boleh ada yang berpendapat bahwa rezim ini Islamophobia atau anti Islam. Ulama-ulama dikriminalisasi, dituduh makar, dipenjarakan. Faktual."

Sah! Fadlizon mengakui bahwa dia membuat opini bahwa Jokowi anti Islam, artinya dia menuduh Jokowi anti Islam!

Jadi yang tadinya dia menutupi dengan kalimat "Bolehkah kita", tapi dengan jawaban dia ke chiko hakim malah secara tidak langsung mengakui bahwa dia menyatakan Jokowi anti Islam.

Itu hal pertama terkait dugaan fitnah dan penghinaan kepada Presiden oleh Fadlizon.

Kedua, Fadlizon mengatakan bahwa fakta, Rezim ini mengkriminalisasi ulama, memfitnah ulama, menuduh para ulama pelaku makar dan ulama dipenjara.

Ini tuduhan yang serius dan bisa menjadi fitnah kalau sampai Fadlizon tidak dapat membuktikan ULAMA diperlakukan seperti itu. Fadlizon tidak mengatakan oknum ulama tapi mengatakan ulama. Artinya Jokowi dituduh memperlakukan ulama dengan negatif.

Apakah sudah ada keputusan sah yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum yang menyatakan terjadi kriminalisasi ulama oleh pemerintahan Jokowi? Apakah ada keputusan TPF yang dibentuk resmi yang menyatakan bahwa Pemerintah bersalah karena menuduh ulama pelaku makar? tidak ada kan?

Kalau seandainya tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, maka Fadlizon diduga telah melakukan fitnah dan penghinaan kepada Presiden. Bahasa hukum saja, orang yang sudah tertangkap tangan mencuri, masih pakai kata diduga, lalu tersangka dan diputus melalui pengadilan.

Jadi polisi tunggu apa lagi? segera proses dugaan fitnah dan penghinaan Presiden yang dilakukan oleh Fadlizon.

Bolehkah saya berpendapat seperti itu Fadlizon? Boleh dong..

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.