Breaking

Monday, 4 December 2017

Anies itu bantu Prabowo, bukan malah biarkan dirinya jadi rival Prabowo. Ingat jasa Prabowo!


Anies Baswedan itu diharapkan untuk mensupport Prabowo menjadi Presiden RI, bukan malah ikut terhanyut dalam urusan Capres Cawapres. Anies di pilih jadi Cagub DKI ketika sudah diujung penentuan cagub DKI, tidak dari awal dan singkirkan Sandiaga uno yang awalnya mau maju menjadi Cagub DKI dari Gerindra. 

Tahun 2012 Prabowo mendukung Jokowi jadi Cagub DKI karena ada Ahok yang kader Gerindra menjadi Cawagub. Jokowi sendiri kader PDIP, jadi dia tidak punya beban ketika maju menjadi Capres 2014 karena dukungan dari PDIP. Tidak bisa Prabowo mengatakan dulu pernah dukung Jokowi, karena saat itu jelas bargainnya, PDIP majukan kadernya, Gerindra majukan kadernya. 

Ketika Jokowi berhadapan dengan Prabowo di Pilpres 2014, Jokowi tidak pernah punya hutang budi, karena dia tidak ada urusan dengan Prabowo, urusannya hanya dengan PDIP dan Megawati. Kalau Anies Baswedan, jelas berhutang budi pada Prabowo. Orang yang tidak punya apa-apa dalam politik, jadi punya apa-apa. 

Anies Baswedan bukan orang Partai, apalagi Partainya Gerindra. Anies Baswedan adalah orang yang menghina Prabowo. Anies katakan Prabowo di dukung para mafia dan menuding prabowo berpolitik tidak sehat dengan beriklan selama 6 tahun. Prabowo korbankan perasaannya dan memberikan tiket buat Anies untuk jadi cagub walaupun harus menggeser sandiaga yang sudah 2 tahun kampanye untuk jadi cagub, sudah banyak mengeluarkan biaya dan dia adalah kader gerindra. 

Jadi pengorbanan Prabowo dan Gerindra terhadap orang yang menghina mereka sangat-sangat besar. Anies yang sudah bukan siapa-siapa karena di pecat jokowi dari Menteri pendidikan, diangkat martabatnya oleh Prabowo walau tahu bahwa orang yang dia angkat adalah orang yang menghina dia. 

Saya pribadi berharap Anies maju di pilpres sehingga suara Prabowo terbelah. Dengan majunya Anies maka suara Prabowo pecah, karena berbagi dengan Anies. Ini tentu sangat menguntungkan Jokowi. Karena tanpa Anies, suara prabowo jauh di bawah Jokowi, apalagi sampai Anies ikutan? bisa makin hancur.. 

Tapi saya harus ungkapkan ini sebagai salah satu bentuk etika politik. Anies jangan sampai "khianati" Prabowo. Karena bagaimana pun, faktanya Anies Baswesan bisa seperti sekarang karena 100% di bantu Prabowo. Anies bisa dapat tiket cagub karena Prabowo. Sudah Selayaknya Anies jadi Kader Gerindra dan bantu Prabowo untuk maju sebagai capres, bukan malah menjadi rivalnya. 

Saya ingatkan dari sekarang agar Pak Prabowo membuat komitmen dengan Anies Baswedan, sehingga anies membantu menaikkan citra Prabowo bukan malah sibuk menaikkan citranya sendiri. Kalau tidak anda sikapi dari sekarang, bisa jadi anda tidak bisa ikut mencapreskan diri. 

Ingat, Anies bisa melakukan pencitraan bukan dengan uang dia, tapi dengan jabatan dan programnya sebagai Gubernur, sama seperti dia jadi cagub, yang keluar uang itu anda dan sandiaga uno. Sedangkan anda harus mengeluarkan uang dari kantong sendiri dan itu pun hanya sebatas pencitraan karena anda tidak bisa membuat kebijakan seperti Anies Baswedan yang seorang gubernur. Sandiaga yang orang anda juga tidak dapat berbuat banyak karena dia hanya wakil gubernur.

Sekali lagi, saya ingatkan hal ini dari awal bukan karena saya kasihan sama Prabowo, tapi atas dasar etika politik saja. 

No comments:

Post a Comment