Breaking

Monday, 4 December 2017

Buruh jangan mau di eksploitasi untuk kepentingan kelompok elit buruh


Tulisan saya bulan September 2016, Saya posting kembali, karena sekarang Kelompok buruh yang mendukung Anies Baswedan ternyata berbalik tidak mundukung Anies Baswedan. Dan mudah-mudahan hal ini bermanfaat bagi buruh untuk Pilkada dan Pemilu yang akan datang..

Sangat disayangkan kawan-kawan buruh di eksploitasi oleh elit konfederasi dan federasi buruh, untuk masuk ke area pilkada DKI dengan Demo menolak salah satu Calon Gubernur DKI. Karena belum tentu semua buruh itu menolak salah satu cagub di DKI. Jadi bagaimana bisa buruh Demo menolak Ahok?

Para buruh demo untuk perjuangkan upah mereka, kenapa jadi ke soal pilkada DKI?

Saya pernah katakan dulu pada salah satu bakal calon Gubernur, kalau buruh itu dukungan Per Serikat pekerja diperusahaan saja, atau buat satu naungan buruh di mana semua buruh yang mendukungnya gabung di situ, karena gak semua buruh dukung dirinya.

Karena kalau bicara Buruh/Pekerja/karyawan, kita semua kebanyakan buruh/pekerja/karyawan! Jadi gak perlu pakai tanda buruh! Yang begini ini cuma mau Show, menunjukkan bahwa pendukung banyak, lalu mereka para elit buruh membawa bukti ini ke para calon. Lalu para elit jadi Timses Calon.

Kasihan buruh, mereka di eksploitasi. Kalau benar suara buruh bulat kesalah satu calon, pasti Prabowo sudah jadi presiden sekarang. Elit buruh yang kampanye menolak ahok adalah para pemain yang sama saat pilpres dan polanya sama, Demo tolak Jokowi, lalu jadi timses prabowo.

Suara buruh itu terbesar.. tapi buruh itu masing-masing punya pilihan politik. Buktinya prabowo kalah walau sudah didukung para elit buruh tersebut.

Saran saya kepada para Cagub jangan gunakan buruh karena semuanya memang sudah buruh, tapi kalau mau juga, buat Forum buruh dukung Calon X. Jadi kalau ada yang ingin dukung tapi pakai baju buruh dia gabung di forum itu, atau serikat pekerja sebuah perusahaan boleh gabung juga.

Karena pemilik suara sebenarnya adalah Serikat pekerja di perusahaan. Konfederasi dan federasi buruh gak punya anggota riil. Federasi dan konfederasi hanya segelintir orang yg bisa dihitung dengan jari. Paling banyak cuma 15 orang, jadi jangan salah kaprah..

Tolong jangan eksploitasi buruh hanya untuk dapatkan jalur ke pilkada. Dan para Cagub jangan mau dibohongi dengan demo hari ini.

No comments:

Post a Comment