Breaking

Wednesday, 21 February 2018

Rizieq digembosi di internal??


Sudahlah.. mau pakai alasan apapun, saya yakin 100% pasti kalian juga kesal karena sudah menunggu panas-panasan di bandara, eh rizieq gak jadi pulang. Walaupun kesal kalian harus berupaya mencari pembenaran atas ketidakberanian Rizieq untuk pulang. Kalian sibuk membela dengan berbagai pembenaran konyol walaupun kalian tahu pembenaran kalian akan ditertawakan banyak orang. 

Analisa saya dari statement Rizieq, sebenarnya soal kepulangan ini bukan keinginan rizieq. Dan isu kepulangan Rizieq berkali-kali itu bukan keinginan rizieq. Tapi ada upaya untuk menggembosi rizieq. 

Makanya seperti kata pendiri Presidium Alumni 212, Faizal Assegaf Isu kepulangan merupakan isu yang dimainkan kelompok-kelompok berkepentingan dengan tujuan finansial. Ditambahkan faizal ada keuntungan politik dan keuntungan finansial. 

Saya tidak menganalisa soal finansialnya tapi soal politiknya. Rizieq mengatakan akan sholat Istikharah dulu terkait kepulangannya. 

Dari statement rizieq, kalau pendukungnya paham, jelas soal kepulangan itu bukan keinginan Rizieq. Saya yakin Rizieq kesal karena seperti ditodong harus pulang. 

Logika manusia normal, kalau memang rizieq yang mau pulang, pasti sudah lewati sholat Istikharah terlebih dahulu, lalu beli tiket. Mosok beli tiket dulu baru sholat Istikharah? hahaha..!

Rizieq saya yakin kesal karena ada yang bermain di air keruh. Kalau seperti ini jelas dia dipermalukan karena jadi bahan tertawaan banyak orang. Belum lagi tudingan bahwa dia pengecut yang akan dibombardir ke dirinya. Bagaimana tidak akan dituding pengecut? wong udah gak pulang-pulang karena menghindar proses hukum, udah begitu dia gak jadi pulang. Dan gak jadi pulang itu terjadi berkali-kali.. Wajar kalau orang menganggap Rizieq pengecut. 

Analisa saya, tudingan pengecut inilah yang memang sengaja diciptakan oleh oknum internal. Oknum ini memang sengaja ingin mempermalukan rizieq dengan gembar gembor berkali-kali Rizieq mau pulang lalu ujung-ujungnya batal. 

Rizieq dan pendukungnya harus pikirkan hal itu.. ujung-ujungnya rizieq akan diopinikan pengecut dan kepemimpinan Rizieq digantikan oleh pihak lain. Analisa saya nanti arahnya akan ke sana. tapi setelah saya "Bongkar" strategi ini, apakah strategi ini akan tetap diteruskan atau tidak, saya tidak tahu. 

Analisa saya diatas makin dikuatkan sendiri oleh Rizieq. Hari ini Rizieq katakan bahwa kalau dia akan pulang, dia sendiri yang akan umumkan! Rizieq katakan, hal itu akan dia lakukan jika sudah dapat keputusan dari sholat Istikharah! 

Klop kan? Artinya kepulangan rizieq selama ini bukan karena keinginannya. Ada pihak yang sengaja ingin mempermalukannya. Seharusnya kalau kaum 212 yang nongkrong nungguin Rizieq di bandara paham, tentu mereka tidak mungkin berjamaah ke bandara menunggu Rizieq yang gak pulang-pulang. Sayang.. sepertinya mereka gak paham.

Jadi ini sebenarnya bukan masalah external tapi internal. Kalau external sih simple, Rizieq pulang langsung ditangkap untuk proses hukum. Gak neko-neko. Bagi pihak external, Kalau Rizieq gak mau pulang, yah sudah menetap aja di arab sana, ntar juga di deportasi. kalau di deportasi, tinggal tangkap. Simple.. 

Analisa saya, alasan yang dikemukakan Rizieq bahwa dia gak pulang karena ini dan itu hanyalah kamuflase untuk menutupi agar tidak kelihatan ada pengembosan terhadap dirinya. Tapi alasan itu malah makin memperlihatkan bahwa bukan dia yang punya keinginan untuk pulang. 

Jadi mari pemerintah dan masyarakat Indonesia menonton apa yang terjadi di internal mereka. Kayaknya bakal makin asik nih! 😊

1 comment: