Breaking

Tuesday, 13 March 2018

Umumkan akan ada tersangka, ini kode agar mereka membayar upeti ke KPK?


Apa urgensinya KPK mengumumkan bahwa sejumlah calon kepala daerah terindikasi korupsi lalu beberapa hari kemudian KPK umumkan bahwa dalam pekan ini akan ada calon kepala daerah yang jadi tersangka? Apalagi pengumuman-pengumuman ini bukan hanya kali ini dilakukan oleh KPK, tapi sudah berkali-kali KPK melakukan hal seperti ini. 

Menurut saya, apa yang dilakukan oleh KPK patut dan sangat terbuka jika ada yang berfikir bahwa ini sinyal atau kode agar supaya orang-orang yang dimaksud itu menghubungi dan "bekerjasama" dengan KPK agar tidak dijadikan tersangka.

Logikanya begini, siapa yang mengetahui bahwa si A, B atau C akan dijadikan tersangka? yang tahu hanya KPK dan Tuhan. Kalau yang mengetahui hanya KPK dan Tuhan, maka ada kemungkinan, ada indikasi, ada kecurigaan bahwa KPK memberi kode kepada orang-orang yang merasa bakal dijadikan tersangka untuk bermain mata dengan oknum KPK. 

Misalnya saya pernah melakukan korupsi, ketika KPK mengumumkan ada indikasi korupsi dan kemudian akan ada tersangka, maka bagi saya itu adalah kode dari KPK agar saya mencari jalan untuk bebas, untuk lolos dari jerat hukum. 

Bagaimana caranya?

Saya akan mencari celah, saya akan mencari jaringan saya yang bisa menghubungkan dengan para oknum KPK. Bagaimana caranya agar saya tidak menjadi tersangka dan berapa biayanya untuk tidak menjadi tersangka? 

Wajar jika ada yang beranggapan seperti itu, wajar jika masyarakat beranggapan bahwa KPK memberikan sinyal.

Ada yang mengatakan itu tidak mungkin, kalau KPK mau bermain, kenapa harus diumumkan? oknum KPK bisa langsung menghubungi calon tersangka tanpa harus diketahui media. Jadi kenapa harus diumumkan kalau memang ingin nakal?

Tentu saja bisa, tapi jika saya pelaku korupsi lalu ada yang hubungi saya minta uang agar nama saya dicoret dari list tersangka, maka saya akan mengatakan dan berfikir ini penipuan atau ini jebakan. Saya tidak akan mau menanggapi hal itu. Tapi kalau sudah diumumkan, tentu berbeda. Saya yakin bahwa ini bukan penipuan atau jebakan, maka saya akan "Bekerjasama" dengan oknum KPK. 

Jadi bisa saja orang-orang berfikir bahwa sebelumnya oknum KPK sudah menghubungi para calon tersangka untuk meminta uang agar kasus mereka tidak dibuka. Tapi karena banyak yang tidak percaya, maka KPK memberikan sinyal pertama dengan mengumumkan bahwa ada beberapa calon kepala daerah terindikasi korupsi. 

Orang-orang yang terindikasi dihubungi lagi oleh para oknum KPK untuk dimintai uang agar tidak dijadikan tersangka. Dari sekian banyak itu ada yang membayar ada yang tidak. Karena ada yang tidak mau membayar, maka KPK memberikan sinyal kedua dengan mengumumkan akan ada tersangka dalam minggu-minggu ini atau bulan-bulan ini. Tentu saja orang-orang yang tadinya tidak mau membayar, mau tidak mau membayar. 

Bisa saja orang-orang berfikir bahwa KPK menawarkan kepada calon kepala daerah lain yang menjadi lawan calon kepala daerah yang terindikasi korupsi untuk membayar sejumlah uang jika ingin lawannya ditersangkakan. Belum lagi jika orang-orang berfikir bahwa KPK mentersangkakan calon kepala daerah atas pesanan dari lawan calon kepala daerah tersebut. Bisa saja...

Kalau masih ada yang mengatakan bahwa ini tidak mungkin terjadi, ini hanya dibuat-buat dan ini hanya pandangan miring saja, mohon maaf.. kita tanyakan balik, apa kepentingan KPK umumkan hal-hal itu? Kalau alasannya untuk pencegahan, mencegah apa? Kalau mencegah itu, ketika KPK melakukan penyadapan, ada yang mau melakukan korupsi, maka dicegah oleh KPK. Kalau sudah melakukan korupsi, itu bukan lagi mencegah namanya. 

Jadi karena tidak ada urgensinya, tidak ada kepentingannya, ini jadi memunculkan pertanyaan, untuk apa?? dan memang tidak salah jika orang beranggapan bahwa ini dilakukan sebagai sinyal atau sebagai ancaman bagi para calon tersangka yang tidak mau bekerjasama dan tidak mau membayar upeti kepada oknum KPK.

Pertanyaannya, untuk apa KPK melakukan itu kalau bukan untuk kepentingan tertentu? Pasti KPK punya kepentingan tertentu, tapi apa kepentingannya itu? tidak ada kan? yang ada malah memberikan kesempatan kepada para calon tersangka untuk melakukan manuver, termasuk bekerjasama dengan KPK! 

Bisa saja kan? 

No comments:

Post a Comment