Breaking

Wednesday, 9 May 2018

Hizbut Tahrir lebih bangsat daripada PKI, jika ingin dibandingkan.


Hizbut Tahrir adalah Partai Politik terlarang di Palestina dan di banyak negara termasuk negara-negara Islam. PKI adalah partai politik terlarang di Indonesia. Hizbut Tahrir dan PKI kini sama-sama dilarang di Indonesia. 

Hizbut Tahrir menjadikan tameng agama dan berpakaian layaknya orang yang beragama untuk melaksanakan hal-hal hina yang dilarang dalam agama. PKI tidak gunakan tameng agama tapi terang-terangan melakukan hal-hal hina yang dilarang dalam agama. 

PKI berupaya melakukan kudeta dan membunuh tapi tidak gunakan takbir untuk melakukan itu. Hizbut Tahrir melakukan kudeta dan membunuh tapi menggunakan takbir untuk melakukan itu. 

PKI dulu melawan para pendiri negara ini untuk mereka jadikan negara barbar, tapi dengan perjuangan para pahlawan, PKI bisa dimusnahkan dan tidak diberi peran. Kini berganti PKI gaya baru yaitu Hizbut Tahrir, mereka ingin menjadikan Indonesia negara barbar, dengan cara berkedok agama. Hizbut Tahrir dan PKI adalah organisasi yang punya visi dan misi yang sama. 

Kalau dulu ex anggota PKI dilarang berpolitik dan masuk pemerintahan, itu karena darah mereka darah Komunis, tidak mungkin akan berubah menjadi darah Pancasila. Begitupun dengan Hizbut Tahrir, harus ada larangan, karena darah mereka adalah darah Khilafah, mereka tidak mungkin akan patuh pada Ideologi Pancasila. Mereka pasti akan merongrong pancasila dari dalam jika diberikan hak politik dan masuk pemerintahan. 

Keturunan ex anggota PKI tidak menanggung dosa orangtua mereka, makanya mereka punya hak politik. Darah mereka bukan darah barbar. Kalau sekarang ini belum ada anak-anak ex anggota Hizbut Tahrir, masih anggota Hizbut Tahrir itu sendiri, jadi darahnya masih darah barbar. Maka sudah selayaknya hak politik mereka di cabut di negara ini. Apalagi mereka memanfaatkan label agama untuk menipu masyarakat agar masyarakat menjadi bagian dari kaum barbar.

Hancurnya negara-negara di timur tengah seperti suriah, itu karena peran Hizbut Tahrir. Sejarah sudah mencatat dan membuktikan bagaimana Hizbut Tahrir melakukan kudeta dan menyebabkan banyak manusia terbunuh. Mereka adalah kelompok barbar yang berkedok agama. Itu fakta..

Makanya dapat dipastikan jika ada Partai politik dan Politisi yang mendukung Hizbut Tahrir maka 100% mereka adalah bagian dari Hizbut Tahrir yang disusupkan menjadi Partai politik dan menjadi politisi. Mereka dapat dipastikan ingin menjadikan negara ini seperti di negara-negara timur tengah, hancur berkeping-keping dan kekayaan negara dikuasai oleh mereka. 

Hanya orang-orang yang sakit jiwa dan orang-orang bodoh (karena menganggap Hizbut Tahrir adalah agama) yang membela kelompok barbar seperti Hizbut Tahrir walau mereka bukan bagian dari Hizbut Tahrir. Selebihnya adalah anggota Hizbut Tahrir, sama derajatnya dengan anggota PKI. 

Tentu apa yang saya katakan ini bukan berdasarkan emosi, karena faktanya begitu, Hizbut Tahrir kelompok barbar yang kemunculannya dimanapun merusak dan membunuh. 

Hizbut Tahrir itu bukan agama. Hizbut Tahrir itu adalah Partai Politik terlarang yang lahir di Palestina sama dengan PKI di Indonesia. Jadi jika ada yang samakan Hizbut Tahrir dengan agama, sama saja mereka menyamakan PKI dengan agama. Politisi dan Partai yang mendukung Hizbut Tahrir, dapat dipastikan mereka adalah orang-orang yang anti pancasila. Itu pasti.. 

Allah sayang sama bangsa ini, Allah tunjukkan manusia-manusia yang selama ini bersembunyi mendukung kelompok barbar ke permukaan. Allah tunjukkan agar Rakyat Indonesia tidak tertipu memilih dalam pemilu 2019. 

Memilih Caleg yang berasal dari kelompok radikal dan memilih Capres yang mendukung kelompok Radikal itu sama saja menyumbang menyumbangkan satu buah peluru ke tubuh anak dan cucu kalian untuk setiap satu suara.

Demi Allah itu pasti! karena itu sebelum semuanya terjadi, Allah menampilkan mereka semua ke permukaan agar supaya kita tidak tertipu dan salah memilih. 

Lihatlah anak-anak terbunuh di suriah dan di negara-negara timur tengah lainnya, bayangkan itu adalah anak-anak kalian, kalau masih punya hati dan tidak gila pasti kalian tidak tega membayangkan. Dan anak-anak yang terbunuh itu faktanya hasil kerja dari Hizbut Tahrir yang kalian sembah itu. Dan hal itu pasti akan terjadi kalau Hizbut Tahrir dibiarkan hidup di bumi Indonesia. 

Satu suara kalian ketika memilih caleg dan Capres pendukung Hizbut Tahrir, maka kalian sudah menyumbangkan satu buah peluru ke tubuh anak-anak dan cucu kalian. Dan Indonesia pasti akan menjadi seperti suriah.. 

Allah sayang Indonesia, Allah sudah tunjukkan ke permukaan. Jangan sampai kita biarkan Indonesia jatuh ke tangan para pendukung dan penyembah Hizbut Tahrir. 

No comments:

Post a Comment