Breaking

Wednesday, 16 May 2018

SBY tidak mampu menanggapi Jokowi. Karena faktanya, 340 Trilliun subsidi BBM di era SBY tidak mampu membuat keadilan harga di negeri ini.


Pak Jokowi katakan bahwa dulu subsidi BBM sebesar 340 Trilliun, tapi kenapa harga gak bisa sama? Kenapa gak ditanyakan? Sekarang gak ada subsidi harga bbm tapi harga bisa sama. Kalau ini silahkan tanya ke dia, dia akan jawab.

Apakah pernyataan Jokowi itu benar atau salah? 

Ternyata pernyataan Jokowi itu benar. Dan ternyata sebelum ada yang tanyakan ke SBY terkait hal tersebut, SBY langsung menanggapi pernyataan Jokowi. 

Tentu ada alasan kenapa SBY subsidi BBM sampai 340 Trilliun tapi harga BBM bisa tidak sama antar daerah. Saya penasaran, apa alasan SBY ya? Ternyata SBY tidak menjawab malah main seperti biasa, seolah-olah orang yang terzolimi.

Tentu ada alasan kenapa SBY subsidi BBM sampai 340 Trilliun, tapi harga BBM tetap tidak sama antar daerah. 

Saya penasaran, apa alasan SBY ya? Ternyata SBY tidak menjawab malah bersikap kayak orang terzolimi.

SBY mengatakan bahwa Jokowi mengkritik dan menyalahkan pemerintahan dia. Dia lalu minta pejabat zaman dia dan para kader demokrat bersabar. Loh!? mana sanggahannya? Kalau mau curhat udah gak laku bos, udah keseringan. 

SBY beralasan dia bisa jelaskan tapi tak perlu dan tak baik bagi masyarakat. Jangan bikin contoh yang tidak baik bagi masyarakat. Loh!? lalu ngapain tanggapi kalau tidak mau menanggapi? aneh kan?

Analisa saya, Ini hanya alasan SBY saja, karena memang SBY tidak mampu menyanggah apa yang dikatakan Jokowi. Jokowi juga tidak menyerang, tapi hanya menjelaskan ada perubahan dari yang dulu dan sekarang. SBY aja yang terbawa perasaan..

Kalau diam, SBY mungkin malu, tapi kalau dia menyanggah, tidak ada yang bisa disanggah, karena itu fakta. Pemerintah Jokowi save 340 Trilliun yang tadinya untuk subsidi BBM kini dialihkan untuk pembangunan ekonomi masyarakat. Dan harga BBM pun sama! 

Jadi cara satu-satunya ya seperti seperti orang terzolimi. Walaupun statement SBY malah makin memperlihatkan bahwa dia tidak mampu menyanggah hal itu. Kalau SBY bisa sanggah, pasti dia akan "serang" Jokowi. 

Rekam jejak SBY menanggapi sesuatu kan tidak pernah melihat kondisi. Waktu lagi rame-rame soal penistaan agama saja, dia ikutan komentar. Jadi soal melihat kondisi negara itu hanya alasan SBY saja atas ketidakmampuannya membantah statement Jokowi. 

Jadi faktanya adalah pernyataan Jokowi itu benar dan pernyataan SBY terbukti tidak mampu membantah atau menyanggah fakta yang disampaikan Jokowi. SBY habiskan dana 340 Trilliun untuk subsidi tapi tidak bisa mempengaruhi harga. Jokowi sebaliknya.

No comments:

Post a Comment