Breaking

Tuesday, 17 July 2018

Anda hanya barang yang dilumuri kotoran. Jangan sampai terpedaya, Zohri..


Sebenarnya saya malas membahas soal Muhammad Zohri, anak bangsa yang memenangkan juara dunia Atletik. Tapi karena banyak orang sakit jiwa yang memanfaatkan hal ini untuk menyerang Pemerintahan Jokowi, mau tidak mau saya harus meluruskan. 

Logikanya begini saja, mana bisa Muhammad Zohri berangkat mewakili Indonesia diajang resmi dunia IAAF World U20 Championship tanpa ada surat resmi dari negara Indonesia? itu saja logika sederhananya. 

Memangnya Panitia IAAF World U20 Championship berkirim surat langsung ke Muhammad Zohri untuk ikuti pertandingan ini? tidak kan? Yang pasti mereka berkirim surat ke Pemerintah Indonesia dan ditangani oleh bagian yang menangani olahraga. 

Muhammad Zohri bisa berangkat ke ajang IAAF World U20 Championship karena kemauan dia atau karena di pilih? tentu saja karena di pilih. Dia dilatih dan dinilai oleh Instansi terkait negara apakah layak untuk bisa mengikuti ajang tersebut. 

Ketika dipilih, Zohri masuk pelatnas terlebih dahulu, digembleng lagi. Di sana Zohri sama seperti atlet lain, mereka dibiayai oleh pemerintah. Akomodasi, makan hingga uang bulanan mereka dapatkan. Jadi hanya orang bodoh yang mengatakan Pemerintah lepas tangan. Dan hanya orang bodoh kuadrat yang mempercayainya. 

Sama seperti begini, apakah Bill gates yang mengantarkan sendiri produk Microsoft ke customer? tidak kan? karena ada tim penjualan yang menangani hal itu. Begitupun Jokowi, bukan Jokowi yang harus turun tangan langsung menangani atlit di pelatnas bahkan sampai bertanding di negeri orang. 

Hati-hati Zohri.. Mereka bisa mengeluarkan uang besar dan memuji anda bukan karena prestasi anda. Anda itu hanya alat yang mereka gunakan untuk kepentingan politik praktis. Anda itu ibarat cacing di kail pancingan. Mereka ambil cacing hanya untuk mengumpan ikan besar. 

Sebelum anda memenangkan pertandingan Atletik, apakah orang-orang sakit jiwa itu peduli dengan anda? peduli dengan atlit? tidak kan? Jadi jangan sampai anda menjadi besar kepala atas pujian mereka apalagi sampai larut dalam permainan mereka. 

Karena anda itu hanyalah cacing bagi mereka, anda bukan dianggap anak bangsa yang berprestasi, bagi mereka anda hanyalah barang yang dilumuri kotoran untuk mereka lemparkan ke lawan politik. Jangan sampai anda terpedaya Zohri! 

Apalagi kebiasaan segelintir masyarakat kita, kalau ada yang berhasil dipuja-puji setinggi langit seolah-olah tanpa cacat dan ketika orang yang mereka puja-puji itu kalah, maka akan dihina sehina-hinanya. Sudah banyak yang seperti itu. Berhati-hatilah Zonri! 

Saya pikir cukup jelas ya, jangan sampai kita dan zohri sendiri terseret ke dalam permainan orang-orang sakit jiwa tersebut. Olahraga kok dijadikan alat untuk politik praktis. Sakit jiwa..

1 comment:

  1. Prihatin mmg, lihat hal spt ini. Kesederhanan Zohri, hrsnya bisa jd bara sprit unt atlit daerah, bahwa prestasi tdk dpt dihalangi dgn kemiskinan,

    ReplyDelete