Breaking

Monday, 23 July 2018

Koalisi Minder


Partai oposisi tampak ragu dan minder untuk melangkah dalam menjalin koalisi. Sama-sama tidak percaya pada diri sendiri dan sama-sama tidak percaya pada partai oposisi satu dan lainnya. 

Mereka dihantui akal sehat mereka sendiri, bahwa yang akan mereka lakukan adalah hal yang sia-sia

Lihatlah PKS dan Gerindra, dari tahun lalu hingga sudah mau ditutup pendaftaran Capres, koalisi mereka tidak pernah terwujud. Karena mereka sama-sama ragu dan minder. Akal sehat mereka mengakui, koalisi yang mereka bangun hanya membuang waktu, tenaga dan uang. Sia-sia saja..

Sekarang Gerindra dan Demokrat, lihat saja.., begitu banyak tetek bengek hanya untuk bertemu. Demokrat terus memperlambat sambil terus berharap mereka dipinang Jokowi, tapi sayangnya itu tidak terjadi. Bahkan malu tidak malu mereka sudah kirimkan orang ke PDIP, tetap saja tidak ada yang mau meminang.

Demokrat ibarat emak-emak yang lagi menawar harga baju di toko. Oleh penjualnya dibilang tidak bisa, harga sudah pas. Emak-emak itu keluar toko, berjalan dengan sangat pelan sambil sedikit-sedikit melirik ke belakang, berharap dipanggil sang penjual, ternyata tidak dipanggil! 

Partai Koalisi barisan Jokowi, tidak ada yang seribet, semelankolis dan sedramatis partai oposisi. Hanya rembukan di internal Partai masing-masing, lalu langsung deklarasi di tempat masing-masing untuk mendukung Jokowi. Karena mereka tidak ragu dan tidak minder mendukung Jokowi.

Saya harap Gerindra dan Demokrat punya nyali untuk ikut Pilpres 2019. Dan khusus untuk Demokrat, lupakan Jokowi, belajarlah untuk berani punya pendirian. Jangan abu-abu terus, karena abu-abu terus itu identik dengan sifat pengecut, bukan strategi lagi.

Semoga koalisi ini terjadi 🙏

No comments:

Post a Comment