Breaking

Friday, 13 July 2018

Menantang nyali Demokrat, PKB dan PAN, menyatakan tidak akan mendukung Jokowi


Ada yang masih bertanya ke saya soal manuver Demokrat, PKB dan PAN, mereka sepertinya tidak akan bergabung dengan barisan pendukung Jokowi. Saya jawab, sudahlah.. mereka bertiga tidak perlu dipikirkan, tidak ada nyali mereka untuk keluar dari barisan Jokowi. Itu pasti..

Coba saja tantang, apakah mereka seberani PKS atau Gerindra yang terang-terangan menyatakan tidak akan mendukung Jokowi di Pilpres 2019? Coba wartawan tanya ke Demokrat, PKB dan PAN begitu, yang ada bakal planga-plongo. Gak akan bernyali sama sekali mereka menyatakan itu.

Lalu kenapa mereka berulah? Karena mereka bertiga itu ingin "dianggap". Mereka sadar, tanpa ada mereka, Jokowi tidak akan resah dan gelisah. Dengan masuk kubu Jokowi belakangan, mereka merasa hanya menjadi pemeran pembantu. Mereka ingin dianggap sebagai pemeran utama juga.

Seharusnya kalau berfikirnya untuk kemaslahatan bangsa, ngak perlu begitu. Tentukan sikap dan bantu perjuangan Jokowi. Tokh, kalau Jokowi jadi Presiden lagi, tentu mereka menjadi bagian yang akan ikut menggerakkan bangsa ini di Pemerintahan. Pasti diikutsertakanlah..

Jadi biarkan saja Demokrat, PAN dan PKB sibuk mencari perhatian Jokowi. Kalau mereka gak jadi gabung dengan Jokowi ya sudah. Tokh, Jokowi sudah cukup dengan Partai-Partai yang tidak neko-neko. bahkan Partai-Partai mempersilahkan Jokowi memilih Cawapresnya sendiri.

Kalau PKB, PAN dan Demokrat mau mengusulkan Capres dan Cawapres sendiri silahkan saja, misalnya Muhaimin - AHY atau Muhaimin - Zulkifli. Tapi kenapa sampai detik ini tidak mereka lakukan? Karena mereka sadar, mereka sama sekali tidak bisa dijual jika harus berhadapan dengan Jokowi.

Jadi apakah mereka akan bergabung dengan Jokowi? Jawabannya: Gerindra dan PKS saja yang berani mengatakan tidak akan mendukung Jokowi, sekarang sedang mencari cara untuk berbelok ke Jokowi, apalagi mereka bertiga yang gak punya nyali mengatakan itu?

Kalau mereka berani mengatakan tidak akan mendukung Jokowi dan berani berkoalisi mengusulkan Muhaimin-AHY/Zulkifli, saya acungin jempol. Hebat, karena mereka berani bersikap walaupun 99,9% mereka sendiri yakin mereka kalah. Tapi itu lebih baik daripada berisik mencari perhatian terus.

Jadi kalau mereka berulah lagi, suruh mereka jawab tantangan saya, apakah mereka berani? 100% saya yakin, mereka tidak akan punya nyali setetes pun untuk menerima tantangan ini.


No comments:

Post a Comment