Breaking

Monday, 23 July 2018

PKS dalam ancaman?


Gerindra mau berkoalisi dengan Demokrat asalkan Cawapresnya bukan AHY. Kalau itu disepakati, Tiket PKS bakal hangus karena PKS tidak ingin Prabowo jadi Capres. PAN aman, bisa diajak gabung karena PAN tidak menolak Prabowo atau AHY. 

PKS dalam ancaman??

PAN dan PKS tidak bisa berkoalisi mengusulkan capres, kuotanya tidak cukup. Pilihan PAN tinggal gabung ke barisan Gerindra. PAN sebenarnya berada di barisan Jokowi, tapi karena Amien rais kebablasan, akhirnya PAN tersisih dan sedang berupaya untuk kembali.

Gerindra menyadari bahwa menjual Prabowo secara hitungan politik kalah, maka mereka butuh cawapres yang bisa mendongkrak suara. AHY adalah pilihan terburuk dan Gerindra terang-terangan menolak. Hanya kursi Menteri yang bisa ditawarkan kalau mereka menang. Ini yang sedang alot..

Kalau sampai Gerindra dan Demokrat sepakat dan berkoalisi, saran saya jangan pernah mau menerima PKS dalam koalisi. 

PKS itu sama posisinya dengan Demokrat jika bergabung dibarisan Jokowi. Akan menjadi kerikil yang bisa mengganggu keharmonisan Partai-partai koalisi Jokowi lainnya.

Koalisi Gerindra dan Demokrat yang di atas kertas kalah melawan Koalisi Jokowi, harus berjuang mati-matian untuk bisa merubah keadaan. Tentu mereka tidak mau diganggu dengan urusan tetek bengek lainnya dalam perjuangan ini. Tapi jika mereka menerima PKS, siap-siap saja harus mengurusi tetek bengek.

Itu saja saran saya, saya ingatkan Gerindra dan Demokrat, Segeralah berkoalisi dan tinggalkan PKS jika tidak ingin ada kerikil dalam perjuangan kalian


No comments:

Post a Comment