Breaking

Wednesday, 6 December 2017

Fix! peserta reuni 212 cuma 185 ribu orang, bukan 7,5 juta orang!

Saya tidak perduli dan tidak mau tau kalau peserta reuni 212 pesertanya mau sedikit atau banyak yang datang, mau sukses atau tidak, karena bagi saya setiap orang berhak untuk berkumpul. Saya kritisi acara 212 karena isi dari pertemuan itu gak jauh-jauh dari urusan judge Jokowi. Orang di suruh datang cuma untuk mendengarkan orasi kritik kepada pemerintah, sedangkan pemerintahnya sedang sibuk memperbaiki berbagai kerusakan dan berbagai hal lainnya untuk kemaslahatan rakyat.

Tapi intelektual dan rasa kenormalan saya terganggu mana kala Panitia reuni 212 menyatakan bahwa peserta yang hadir di reuni itu ada 7,5 juta orang lebih. Saya heran, Mosok sih bisa sampai segitu banyak orang? sebagai orang lapangan dan sudah hattam soal demo-demoan, tentu saya merasa aneh, kok bisa ya sampai segitu?

Makanya saya coba menghitung berapa sih luas area Monumen Nasional (Monas) itu?  luas area monas 80 Hektar. Kalau 1 hektar itu adalah 10.000 M2, artinya 80 Hektar adalah 800.000 M2. Agar banyak yang paham, dari 80 Hektar area di monas, berdasarkan bukti gambar yang terpakai untuk Peserta reuni saya ambil setengahnya saja yaitu 40 hektar. Jadi kalau 40 Hektar berarti 400 ribu M2. Kalau per peserta speacenya di hitung 1 M2, maka peserta reuni itu hanya ada 400 ribuan orang. Itu pun bisa kurang karena tidak semua area yang 40 Hektar itu terisi oleh peserta. 

Mari coba kita hitung lagi lebih spesifik, berdasarkan data foto google earth untuk melihat area yang boleh ditempati oleh Peserta. Di bawah ini Foto area Monas tampak atas, yang saya warnai kuning adalah area tempat para peserta berdiri, di luar dari itu tidak boleh karena area taman.

Dari luas area Monas, ternyata area untuk peserta hanya 20%, artinya hanya 16 Hektar area yang boleh di tempati oleh peserta. 
Gambar 1

Gambar di bawah ini adalah suasana area monas tampak dekat dan dalam keadaan kosong. terlihat jelas area yang boleh di tempati oleh Peserta dan mana yang tidak boleh sesuai dengan peta di gambar 1
Gambar 2

Gambar di bawah ini posisi pengambilan gambar sama dengan posisi pengambilan gambar di gambar 2. Bedanya gambar di bawah ini sudah terisi dengan peserta reuni. Jika dibanding dengan Gambar 1 dan gambar 2, semuanya klop, di mana ada area yang boleh di tempati peserta dan mana yang tidak boleh. 
Gambar 3
Jadi dari foto 1, 2 dan 3 kita sudah mendapatkan fakta bahwa area yang dipergunakan oleh peserta reuni 212 hanya 20% dari 80 Hektar area Monas. Hanya 16 Hektar atau 160.000 M2. Kalau 1 orang mewakili 1 meter persegi, artinya peserta reuni berjumlah 160 ribu orang, bisa jadi kurang karena masih banyak ruang kosong. 

Video di bawah ini bisa membuktikan bahwa gambar 1,2 dan 3 klop dan terlihat masih banyak ruang kosong di area tersebut. Begitu pun tampak orang yang ada di luar area monas, banyak sekali ruang kosong. Tapi supaya tidak terjadi perdebatan, saya anggap tidak ada ruang kosong, semuanya 1 Meter persegi per orang.

Kalau dihitung tanpa ruang kosong, maka di area Monas pesertanya ada 160 ribu orang dan di luar dari monas 15% dari jumlah peserta di dalam area monas. Berarti total peserta adalah 160 ribu (dalam area Monas) ditambah 24 ribu (luar arena monas) menjadi 184 ribu peserta, kalau mau dibulatkan 185 ribu peserta!


Dari fakta-fakta ilmiah yang saya sampaikan ini, ternyata menimbulkan reaksi dari para pecinta reuni 212. Saya berharap mereka punya hitungan ilmiah yang bisa menguatkan hitungan dari panitia reuni 212 bahwa peserta reuni sebanyak 7,5 juta lebih, ternyata yang saya dapatkan hanya tudingan dan tudingan. Ada yang bilang saya nyinyir, ada yang bilang saya gak suka Islam, ada yang bilang kenapa harus dihitung dan berbagai reaksi negatif lain, tapi kebanyakan mereka menuding karena saya tidak suka Islam.

Inilah kebodohan yang terjadi di negeri ini, ketika saya menghitung dengan ilmu hitung bukan dengan ilmu gaib, mereka malah bereaksi berlindung di balik label agama untuk membenarkan hitungan antah berantah lalu menuding orang yang gunakan ilmu sebagai orang yang tidak menyukai Islam. Mereka membuat opini bahwa gunakan ilmu artinya tidak suka Islam! Astagfirullah... 

Tentu saya heran, sejak kapan menghitung dianggap tidak suka Islam? sakit jiwa kan? lagian saya menghitung karena panitianya bilang ada 7.5 juta orang. Sebagai manusia normal, bagi saya hitungan itu tidak masuk akal sehat manusia mana pun, makanya saya hitung. Kalau menghitung itu dianggap tidak suka Islam, artinya panitia yang menghitung bahwa ada 7.5 juta peserta reuni berarti orang yang gak suka Islam juga dong? atau mereka samakan Panitia itu dengan Islam? karena saya dianggap membantah panitia maka saya dituduh tidak suka Islam, Ini jelas pembodohan permanent dan sangat berbahaya.

Atau anggap saja semua area monas yang 80 hektar itu boleh di tempati semuanya. Taman dan tempat-tempat yang tidak boleh ditempati boleh di tempati peserta. 100% semua area monas bahkan sampai ke tugu monasnya boleh di tempati peserta! tetap saja tidak bisa mencapai 7,5 juta orang lebih! bahkan 1 juta orang pun tidak bisa! Hitungan bodoh-bodohan pun tidak mampu membenarkan bahwa bisa sampai 7,5 juta orang peserta, apalagi menggunakan hitungan ilmiah? 

Jadi Fix ya! peserta reuni 212 cuma 185 ribu orang, bukan 7,5 juta orang! Catat...

57 comments:

  1. Kebohongan (taqiyya) untuk kepentingan Islam dianjurkan. Inilah bagian dari kebohongan Islam. Ustad2 yang jualan ayat sekarang sedang memuji2 Suharto dan mendukung Prabowo. Islam radikal tidak berani dengan keluarga Suharto takut mati atau hilang mendadak seperti waktu jaman Suharto. MUSLIM RADIKAL HARUS DIAHADAPI DENGAN KEKERASAN. Islam adalah agama penyebar kebencian terhadap non muslim

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba belajar lagi tentang Islam dan tentang taqiyya ya mas.

      Kalau Anda non muslim, setidaknya menyelamatkan Anda dari malu

      Kalau Anda muslim, maka insyaAllah menyelamatkan Anda dari kemunafikan dan api neraka.

      :)

      Delete
    2. kau terlanjur bertuhan pada para pereman islam, kita buktikan nanti di akhirat, kau di surga atau kau di neraka

      Delete
  2. Masing2 boleh berpendapat, tapi jgn sampai menjadi dungu dan pemuja dungu! Mari belajar dan belajar agar kita bermartabat

    ReplyDelete
  3. Katanya 7 juta orang kok cuma 185 rebu manusia,, yrs yg 6815000 orang kemana, ghoib kali ya

    ReplyDelete
  4. Saya cuma miris melihatnya. Dimana agama&kepercayaan adalah privasi, sekarang malah seolah olah untuk 'berjualan':")

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya miris... Sampai wakilnya pun diadikan sebagai bahan jualan.

      Delete
  5. Trs mslhnya dimana kalau hitungan anda cuma 185ribu,yg bilang 7,5 juta orang kan dr kaum cebong jg..bikin cerita menakutkan tentang reuni 212,bikin cerita hoax tentang jalannya acara,trs skrg mrk jg yg mereka2 sendiri jmlh peserta yg hadir..kurang kerjaan ya lo,bong ?!

    ReplyDelete
    Replies
    1. ohh, panitia reuni 212 itu cebong toh.. keder ahhh

      Delete
  6. Percaya aja sama provokator.. namanya juga lawan..

    ReplyDelete
  7. Saya kira benar2 cuman nulis buat ungkap kebenaran hitungan jumlah orang yang datang ternyata setelah saya lihat tulisan berita2 yg lainnya juga kritik habib rizieq,,, jadi fix ya ini cebong juga... 😴

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mending d renungi substansinya daripada sibuk ngeles...

      Delete
  8. Hahaha.. Ente lupa ngitng luas jalan sepanjang Kebon Sirih, tamrin, tanah abang, Bundaran HI, kramat, gondang dia, senen, istiqlal, harmoni, yg penuh sama ummat yg ga kebagian masuk Monas..
    Ah sudahlah... Kadang fanatisme sukak bikin gobloq... Hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga bakal sampe 7 juta juga kali...

      Delete
    2. Terus penting gitu lu jumlahin ummat Ampe segitunya....jangan dungu dong...1 orang mewakili 1 meter, ke gedean mas ..orang gendut aja ga sampe 1 meter lebar badannya mas....

      Delete
  9. Perpeserta luasannya 1 meter persegi. Luas banget donk?! 1 meter persegi itu 1 meter x 1 meter. Klo mw pake logika jgn bodoh2 banget. 1 org berdiri luas bgt btuh sampe 1 meter persegi. Tau ga 1 meter itu semana? Apa org berdiri itu perlu space smp 1 meter persegi? Klo kita lencang kanan, baru tu 1 meter. Berdiri GA LENCANG KANAN btuh space 1 meter. Bego kok bikin tulisan. 1 meter shaf shalat aja bisa smp 3-4 orang, klo 1 meter persegi bisa 6-8 orang. Harusnya lu hitung 6-8 org/ meter persegi. Bkin tulisan HOAX bilang pembodohan. Dirinya sendiri mau BODOHIN masyarakat. Bkin HOAX ni org.LAPORIN

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekalian bro..dia lupa ngitung nya..
      yg lagi di bawah pohon.
      yg lagi ke toilet..
      Yg lagi singga ke masjid

      Suru dia itung sendiri lagi bro.1m persegi..lucunya dia itu bro

      Tolol dibikin sendiri
      Kepo di bikin sendiri
      Iri di bikin sendiri

      Nter juga ngubur sendiri
      Hehhehehhehehhehehhehe

      Delete
    2. 8 orang/m2 ?? hahaha bayangin kamar anda ukuran 3x3=9m2, 9x8=72 dalam kamar 3x3 bisa masuk 72 orang hahahaha benar-benar jin 'kali???

      Delete
    3. Ente kaga tau aja itu kos"an kan ada tingginya, kan orangya bisa ditumpuk

      Delete
    4. Anggaplah 1m2 itu terlalu luas.. (utk yg diluar sudah masuk dlm hitungan didalam tulisan ini... kita lipat gandakan saja 10 kali lipat dari hitungan ilmiah.. brrti jumlahnya 1.850.000 orang. Bulatkan 7,5juta deh.

      Delete
    5. Don sondey, saya sekarang berada di kamar 3x3, dan setelah saya coba dgn berdiri bersaf, ternyata mampu menampung tiap sisi panjang dan lebarnya 10x10 artinya bisa muat 100 org, bahkan jika posisi berdesakan bisa lebih dr itu...

      Delete
  10. Demi prabowo...sampai begitu ya....agama jadi mainan. Bela orang kaya dan ambisi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Membela Prabowo untuk jadi presiden gantikan jokower adalah sudah kewajiban. Sebab jokowie TIDAK PATUT DIPERCAYA

      Delete
  11. Yg waras ngalah atau yg gila yg ngalah ? Dikasih pencerahan malah suloyo. Seluruh monas ditaruh manusia berdiri g ada satu juta. Panitia ngitungnya apa pakai tiket masuk ? 😂

    ReplyDelete
  12. Au berapapun jumlahnya gak perduli. Yg penting bisa gak ente ngumpulin org sebanyak itu sampai luber kemana mana bukan di monas saja.
    Masa 1 org di kavling 1x1 m
    Bonk jgn bikin pembohongan publik dah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo ngundang tanpa embel embel surga, ngak bakal bisa gan
      tapi masih ada yg lebih hebat dari itu, panggilan di malam 1 desember, jumlah pesertanya lebih dari itu dan sedunia

      Delete
    2. kuburan aja 2×1 meter, mosok 1m2 buat 8 orang... haha kuburan sesek donk

      Delete
    3. Itu tiduran tolol,, masa u hitung perbandingan lebar bahu dgn tinggi badan, yah ga nyambung tong...

      Delete
  13. Lumayanlah.
    Yang penting dukung awak mobil tangki jadi karyawan tetap.
    Pekerjakan kembali 1095 sopir tangki yg di PHK oleh Pertamina Patra niaga dan Elnusa petrofin.
    Hidup burih
    Hidup amt
    Hidup Makassar

    ReplyDelete
  14. Iya... hahaha.. yang di terminal yang di pasar.. yang di niat berangkat tapi gk punya ongkos... hitung juga itu... wkekekke

    ReplyDelete
  15. Iya... hahaha.. yang di terminal yang di pasar.. yang di niat berangkat tapi gk punya ongkos... hitung juga itu... wkekekke

    ReplyDelete
  16. Sebaiknya semua tobaaat, apa tujuannya sudah tepaaat,yg menghitung itu malaikaat,hakimnya adalah Allah. Yg dusta/bohong itu adalah sifat jahiliyah, endingnya adalah neraka, alaisallohu biahkamil hakimin, jgn semua jd hakim,itu main hakim sendiri, pd hal 7annya belum tentu diridhoi Alloh, krn penuh muatan bathil. Hemmz.

    ReplyDelete
  17. Kelewat goblok, kurangin konsumsi micin

    ReplyDelete
  18. 1 M2 diisi 4 orang sudah cukup sesak.. anggap lahan yg boleh di isi 200 utk menghitung yg Di w.c atau blom masuk area. tinggal dikalikan 4 ×200.000 kan dapat,jadi 800.000 yg kurang dari 1 jt. Kalo 7,5 juta. DARI monas sampai senayan itu jalan full ke tutup..

    ReplyDelete
  19. Bikin aja tandingan, dengan agenda silakan buat sendiri, atas nama apa saja...
    Tanpa dibiayai artinya dengan sukarela....

    Atau kalau memang khawatir gak bisa nandingi, silakan dibiayai, hadirkan pensukung dari pelosok negeri....

    Hitung....!!!

    Kalau saya secara pribadi peduli amat mau seribu, sepuluh ribu, seratus ribu, at berapa juta....?

    Apa pun alasan dan maksudnya.....
    Saya kagum seribu kagum dan acungkan dua jempol...
    Terus terang saya belum pernah melihat jimlah orang sebanyak itu dalam satu waktu dan koloni secara tertib dan damai tanpa ekses....

    Dan yang hebatnya lagi itu ada di "INDONEASIA" negeri tercinta.....

    Saya cuman berharap smoga hal ini merupakan refleksi dari kehidupan berbangsa dan bernegara di Republik tercinta dengan penuh kedamaian dan kerjasama saling tolong menolong menuju kejayaan negara sebagaana dicita-citakan para pendiri negeri dan seluruh masyarakat/Bangsa Indonesia.

    Peduli amat dengan hitungan jumlah....
    Yang jelas banyak banget....!!!

    ReplyDelete
  20. Yg dijalan2 dihitung toh....1m2 gk mungkin 1 orang...lu kira senam poco2

    ReplyDelete
  21. Penting saya milih presiden yg sdah teruji handal.
    2019 tetep JOKOWI

    ReplyDelete
  22. Yang hebat Pak Jokowi apa yg kumpul? Mereka seperti itu karena siapa, rizik? Ato karena Jokowi?
    Mereka paham gak?

    ReplyDelete
  23. Terima kasih ahok....
    Lantaran ahok umat islam bisa kumpul seperti ini...

    ReplyDelete
  24. mau di apa apakan yang menang tetap jokowi,,, fitnah dan hoak itu nanti Alloh yang akan membuka aibnya masing masing,,, ..
    saya bukan cebong karena saya tidak suka dengan sebutan itu yang jelas orang baik akan di bela orang baik,,, murahan sekali agama kalian obral dengan tujuan bodoh,,, nama Alloh kau jual hanya sekedap untuk bilang ganti presiden...
    sampai mencret kalau kelakuan begitu gak akan menang itu prabowo!!!

    ReplyDelete
  25. taruh kata semeter persegi isi empat , jasi semua 740 rebu orang. Biarin deh, yg ke toilette atau yang di bawah pohon kita itung 1 kali, semua jadi 925 rebu. kalau ini jelas maximal, tak mungkin dilebihkan lagi. nah, kalau hitungan di atas dianggap terlalu jauh bagi kawan yang menghitung secara ilmiah di atas, yg tentu tidak anti Islam karena justru Islam itu suka benar dengan hal yang ilmiah, kira rasionalisasi 50%, itu terasa lebih wajar mendekati kebenaran, hasilnya ya 462 ibuan, selisih jauuuuuh banget dari 7,5 juta. Kalau diambil wajarnya, ya antara jumlah 185 - 426.500 = 213.250, jadi ini kira-kira jumlah yang benar. Kalau masih dianggap salah kita bulatkan jadi 300 rebu. Begitulah !!!

    ReplyDelete
  26. udahlah.. kek kurang gawe aja reuni2.. emang lulusan universitas mana sih?? berbuat yang lbh bermanfaatlah utk sesama manusia... bantu tuh anak yatim kasi makan kasi minum.. daripada cuma kasi ransum utk kegiatan yg bikin rusak persatuan kesatuan negara RI

    ReplyDelete
  27. Yg di hitung area monas doang,yg di sepanjang jalan kebon sirih,thamri,ir.juanda,medan merdeka,patung tani,tanah abang,lapangan banteng,dll dia gak hitung....malu2 in aja

    ReplyDelete
  28. Mengenai adanya banyak oknum ustadz yang menghalalkan kebohongan asal demi Islam memang fakta dan nyata adanya. Namun sangat gegabah mengatakan bahwa Islam agama penyebar Kebencian kepada IIN Muslim. Mohon pahami , Islam tidak mengajarkan kebohongan dan kekerasan. Para ulama yang disebut di atas justru merendahkan ajaran Islam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asal ente tw, tulisan seperti di atas yg membuat para kafir utk menguatkan perlawanan mereka.. Islam mengatur segala sisi kehidupan,, tolol namanya memisahkan politik dgn islam.. Islam membuat politik menjadi santun, apa yg terjadi di 212 tanpa kebohongan, ketika ada pembahsan masalah politik pun sah2 saja, karena Negara ini mengatur kebebasan berserikat dan kebebasan berpendapat, otomatis jika ada yg menentang 212, mereka adalah org2 yg menentang undang2 secara konstitusional.

      Saya ulangi, jika anda islam harusnya anda berpolitik dgn cara islam. Karena Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam sendiri yg trlah mencontohkan kepada kita cara berpolitik yg santun.

      Delete
  29. Gue cuma mau bilang gue yang hadir disitu nggak kepanasan kok elu yang nggak datang jadi panas..😝😝

    ReplyDelete
  30. Ngomong pake data lah.. . Kapasitas istiqlal yang megahnye aje cuma nampung 200 rb jama'ah...
    Berarti cukup dong semuanye di istiqlal...
    Payah ah beritanye.. Gak fakta...

    ReplyDelete
  31. ...masih lebih banyak jumlah personil polisi dan tentara kalo begitu...😁

    ReplyDelete
  32. Hooooorrrrr.....cuma mama tanya saja, kalau Istiqlal berapa kapasitasnya ?

    ReplyDelete
  33. Ini yg bikin tulisan ke mana ya??
    Sepertinya beliaunya sedang hutuh kopi spesial.
    Sini bang, tak bikinin kopi kotoran sapi, ampuh mengatasai suka gigau.

    ReplyDelete
  34. blog hoaxxxxxxx..... semua dataaaaa dan jumlah itu di ambil dari kenyataan goblok bukan hitungan ilmiah. dari hitungan imei hp di area tersebut saja sudah 11 juta hp. jadi di area monas sudah ada sekitar 8 jutaan orang yang hadir. kenapa 8 jutaan? karena dari 11 juta imei tersebut, pasti ada yang memiliki hp double. jadi tidak perlu memakai hitungan ilmiah setelah terjadi peristiwa tersebut, hitungan ilmiah itu di pakai saat sebelum peristiwa bukan setelah peristiwa..... yang nulis artikel orang bego penyebar berita hoax. semoga kau di beri hidayah. aminnnn

    ReplyDelete
  35. Terlepas dari total yg hadir.. Dunia sudah membuktikan.. Bahwa hanya kaum muslimin diIndonesia saja yg bisa menggalang seperti ini.. Dengan damai tanpa ada masalah.. Kenapa harus iri.. Ini membuktikan bahwa pihak yg tidak suka dengan 212 tidak mampu menggalang masa dengan damai..peace semua. .

    ReplyDelete
  36. dihitung malah dicap anti islam? lha katanya ilmu hitung/aljabar itu ditemukan oleh islam.. piye sih wkwkwkw dasar 212 bani dongok

    ReplyDelete