Breaking

Tuesday, 4 September 2018

Kalau beneran diancam, Abdul somad lapornya ke polisi, bukan ke Media sosial..


Ketika mereka diminta membuktikan tuduhan bahwa pemerintah anti ulama, mereka bingung tidak bisa membuktikan tuduhan itu. Tentu mereka harus membuat sebuah jawaban agar mereka bisa kembali menuduh pemerintah anti ulama. Harus dibuat bagaimanapun caranya.

Abdul somad baru saja secara terbuka menyatakan membatalkan ceramahnya di beberapa daerah karena ada ancaman. Nah.. jangan sampai, Somad ini dipakai sebagai jawaban atas tudingan mereka yang selama ini tidak bisa mereka buktikan. 

Makanya saya sarankan, Abdul Somad laporkan pengancaman ini ke pihak kepolisian. Saya tidak bilang bahwa somad sengaja melakukan hal ini agar bisa dimanfaatkan oleh pendukung anti Pancasila untuk menuduh Pemerintah anti ulama. 

Tapi jika Abdul somad biarkan hal ini, maka jangan marah kalau ada yang menuding Abdul somad bagian dari skenario untuk menuduh Pemerintah anti ulama dan mengekang ceramah Islam. Somad jangan marah, karena dia yang pertama melempar masalah ini, tapi tidak mau bertanggungjawab.

Lihatlah sekarang, karena pengakuan abdul somad, sudah banyak yang menuding pemerintah. Pernyataan Abdul somad digoreng untuk menyalahkan pemerintah. Seolah-olah pemerintah biarkan pengancaman itu, padahal kita belum tahu siapa yang mengancamnya, karena somad belum melapor. 

Seharusnya mereka yang mau menuding pemerintah, terlebih dahulu sarankan Abdul Somad untuk punya nyali terbuka ke publik, sampaikan siapa yang mengancam dan minta somad untuk laporkan ke polisi, bukan belum apa-apa menyerang pemerintah. Ngawur itu namanya..

Kebanyakan yang menuding pemerintah adalah bagian dari kelompok anti pancasila. Mereka yang selama ini menuduh Pemerintah anti ulama tapi tidak punya bukti. Makanya mereka menggoreng hal ini sebagai jawaban atas tuduhan mereka selama ini. 

Abdul somad harus punya nyali untuk mempertanggungjawabkan apa yang dia sebarkan, apalagi sudah menjadi perdebatan publik. Jangan lempar batu sembunyi tangan, itu pengecut namanya. Laporkan jika benar-benar ada ancaman. 

Karena ini negara Republik Indonesia, negara yang berlandaskan hukum, jika abdul somad mau melaporkan adanya ancaman, ya laporkan ke pihak kepolisian, bukan ke media sosial. Kecuali Abdul somad memang bertujuan untuk membuat polemik, itu sudah gak benar.

No comments:

Post a Comment