Breaking

Wednesday, 26 September 2018

Mengulik bukti sifat dan sikap pribadi Capres Cawapres, tidak haram, malah keharusan. Asal jangan mengulik fitnah.


Ketika ada yang bilang, jangan masuk ke ranah pribadi (personal) dalam kampanye, saya heran. Saya tanya, yang jadi Presiden itu tim atau personal? personal kan? Yang jadi Presiden apakah hanya menjalankan keputusan yang sudah ada atau membuat keputusan? tentu membuat keputusan.. 

Membuat keputusan itu apakah berdasarkan keinginan dan pemikiran tim atau personal? ternyata berdasarkan keinginan dan pemikiran personal Presiden. Sifat dan sikap personal seseorang akan mewarnai dia membuat keputusan dalam menjalankan pemerintahan. 

Kalau dulunya penculik dan pembunuh, maka dapat dipastikan ketika dia menjadi presiden, menghadapi oposisi yang kuat, dengan cara menculik bahkan membunuh. Tiba-tiba ada yang hilang dan tidak akan kembali lagi. Jika masyarakat bersikap, langsung diselesaikan dengan kekerasan.

Lihatlah para pimpinan beberapa negara yang keji. Mereka punya rekam jejak yang keji, ketika kampanye, mereka menjadi orang yang sangat dekat dengan rakyat. Ketika terpilih, rakyat menjadi korban atas kekejian mereka. Perang saudara terjadi dan antar anak bangsa saling bunuh.

Lihatlah begitu banyak contoh di negara ini terkait sikap dan sifat asli. Ada orang yang sebelum menjabat, aslinya maling. Ketika menjabat, maka sikap dan sifat personalnya yang berperan, uang rakyat dicolong, ujung-ujungnya ketahuan KPK dan masuk bui. 

Larry Craig, senator Partai Republik dari Idaho. banyak yang menjadi korban atas aktivitas homoseksual Larry Craig bertahun-tahun. Dia ditangkap di toilet bandara karena melakukan aktivitas homoseksual. Sifat aslinya tidak bisa dibendung walau punya jabatan terhormat.

Mark Foley, anggota Kongres Partai Republik dari Florida, ketahuan mengirim pesan tidak senonoh kepada remaja laki-laki. Dan dari situ terbongkar, bahwa selama bertahun-tahun banyak remaja yang bekerja jadi pembantu kongres menjadi korban aktivitas homoseksual Mark Foley. 

Jeremy Thorpe, pemimpin Partai Liberal Inggris pada 1967. Ketahuan menjalin hubungan Homoseksual dengan Norman Scott. Setelah itu scott mengaku menjadi incaran pembunuhan dan akhirnya scott benar-benar terbunuh. Jeremy akhirnya mundur dari jabatannya pasca meninggalnya scott

Ketika ada calon pimpinan mesum yang suka sesama jenis, maka ketika dia menjadi pejabat, akan makin bergelimpangan korban seksual. Sifat dan sikap asli tertutup oleh keindahan kampanye, ketika sudah menjabat, sikap dan sifat aslilah yang berperan, karena sifat asli tidak mengikuti jabatan.

Contoh terbaru ada seorang pejabat, sebelum menjadi calon, rekam jejak premanismenya tersebar. Ketika menjadi calon dan berkampanye, santunnya mengalahkan malaikat. Setelah menang, sifat premannya keluar lagi dan makin menjadi-jadi karena merasa punya kekuasaan lebih besar dari sebelumnya. 

Membuat visi, misi, gagasan dan materi kampanye mendekati sempurna mudah. Tinggal bayar ahli, beres. Calon tinggal baca dan sosialisasikan ke masyarakat. Ahli tinggal buat yang indah-indah, maka semuanya beres. 

Mana ada visi misi, gagasan dan materi kampanye yang isinya negatif? apalagi menjelekkan diri sendiri, mana ada? pasti semuanya indah-indah. Ada yang realistis ada yang tidak realistis. Tapi pada intinya, gak ada yang negatif. Semuanya bagus-bagus..

Rekam jejak adalah hal terjujur yang harus diketahui oleh pemilih. Banyak contoh yang sudah saya jelaskan diatas. Jabatan itu tidak akan merubah sifat asli, malah makin menjadi-jadi karena ada kekuasaan. Makanya harus masuk ke ranah personal. Tapi tentu tidak boleh fitnah.

Misalnya rekam jejak Prabowo yang mengatakan dia berkiblat ke pihak asing dan Indonesia harus di westernisasi. Itu bukan fitnah dan itu wajib diketahui oleh pemilih. Mereka harus tahu bahwa kalau Prabowo jadi Presiden karakter bangsa ini akan dia hilangkan. Itu harus diketahui..

Atau Gerindra berjanji bahwa Amerika Serikat akan menjadi partner yang mendapat perlakuan khusus di dalam pemerintahan yang dipimpin oleh Partai Gerindra. Pemilih harus tahu bahwa anti asing yang selama ini dikoarkan Prabowo, itu kamuflase. Ini fakta bukan fitnah

Pemilih wajib diberikan fakta. Artinya mereka yang akan memilih Prabowo nantinya, adalah orang yang setuju karakter bangsa ini hilang, mengikuti gaya barat dan setuju ekonomi negara bukan ekonomi kerakyatan tapi diberikan kepada pihak asing terutama amerika.

Jadi, harus personal dan tentu tidak boleh hoax. yang pasti sifat dan sikap asli akan terbawa dalam setiap mengambil keputusan. Sama seperti misalnya aktivitas homoseksual, itu tidak akan berubah ketika menjabat, malah makin menjadi-jadi karena makin banyak kesempatan dan pilihan. 

No comments:

Post a Comment