Breaking

Sunday, 7 October 2018

Sandiaga penyuka sesama jenis? Pak polisi, saya ini korban atau penyebar hoax?


Prabowo mendapat info dari Ratna sarumpaet bahwa dirinya digebukin. Info itu Prabowo sebarkan ke media dan kaitkan dengan Pilpres. Ketika Prabowo dilaporkan ke polisi, apakah boleh Prabowo bilang dia korban? Prabowo beralasan dia tidak tahu kalau info itu adalah hoax, dia pikir itu bukan hoax.

Prabowo cs bukan korban, mereka adalah pelaku penyebar hoax. Yang korban itu Pemerintah dan masyarakat. Bagaimana kalau Prabowo cs tetap ngotot mengaku sebagai korban? Mudah cara mematahkan argumen Prabowo cs, gak perlu ngotot. Begini caranya..

Kalau saya dapat info dari media yang menafsirkan Sandiaga penyuka sesama jenis, lalu saya sebarkan dan saya bilang hati-hati dengan sandiaga. Ketika saya dilaporkan ke polisi, apakah boleh saya bilang bahwa saya korban? Saya beralasan tidak tahu kalau info itu dianggap hoax, saya pikir itu bukan hoax. 

Pertanyaannya, apakah saya korban atau pelaku penyebar hoax? Kalau saya pelaku penyebar hoax, berarti Prabowo dan ganknya pelaku penyebar hoax juga. Kalau saya dianggap korban hoax, berarti Prabowo dan ganknya dianggap korban hoax juga. Begitu kan logikanya?

Kalau Prabowo bilang oh ini beda.., Ratna sarumpaet adalah orang yang dia percaya selama ini. Saya juga akan bilang, Media yang infokan sandiaga penyuka sesama jenis adalah media yang saya percaya. Gak bisa Prabowo mengatur saya harus percaya siapa, begitupun sebaliknya, saya tidak bisa mengatur Prabowo harus percaya dengan siapa. 

Jadi kalau Prabowo kaget, omongan ratna yang dia percaya ternyata dianggap hoax, saya juga boleh kaget kalau media yang saya percaya itu dianggap hoax. Tapi ini bukan soal kagetnya, tapi soal apakah saya korban atau pelaku penyebar informasi yang dianggap hoax? Kaget bukan alasan hukum kan?

Kalau Prabowo bilang, oh ini beda.. Media itu bukan media yang berizin, media abal-abal. Saya tanya balik, apakah semua media yang tidak berizin isinya abal-abal? Apakah Ratna sarumpaet dapat dipastikan orang yang paling bersih? tidak kan? Lalu apa bedanya media itu dengan ratna? 

Kalau Prabowo bilang, seharusnya di check and recheck dulu,apakah benar Sandiaga penyuka sesama jenis? Jangan asal sebar. Saya juga akan bilang ke Prabowo, seharusnya anda check and recheck dulu, apakah benar Ratna sarumpaet di gebuk? Jangan asal dipublikasi, apalagi anda kaitkan dengan urusan Pilpres.

Kalau saya tidak melanggar hukum, berarti nanti siapa saja yang menyebarkan informasi bohong tidak akan kena hukum dong? cukup dengan mengatakan saya sebagai korban, saya dibohongi oleh berita atau orang yang saya percaya, lalu saya bisa bebas?

Jadi apakah boleh atau tidak boleh saya menyebarkan berita bahwa sandiaga penyuka sesama jenis dan ingatkan untuk hati-hati dengan sandiaga? Pak polisi, saya menyebarkan hal itu melanggar hukum atau tidak? Saya bingung nih gara-gara Pak Prabowo. Mohon pencerahannya..

No comments:

Post a Comment