Breaking

Sunday, 31 March 2019

Gatot Nurmantyo, jangan anda framing bahwa Ideologi Khilafah ISIS dan Hizbut Tahrir adalah Islam. Ngawur anda!


Gatot Nurmantyo membela Ideologi Khilafah. Dalam IG nya, dia menulis, “Jangan lupakan sejarah dan jangan mau dipecah belah sama orang-orang yang haus kekuasaan !!!!” lalu dia melampiri berita Jenderal AM. Hendropriyono tentang Pancasila vs Khilafah dan statement AH. Nasution

Silahkan baca disini..


Gatot Nurmantyo lupa bahwa ISIS dan Hizbut Tahrir dengan ideologi khilafah, itu bukan Islam dan bukan ajaran Islam. Jadi jika Gatot mengarahkan bahwa perjuangan bangsa ini dalam memberantas khilafah, dianggap sama seperti yang dikatakan Jenderal AH. Nasution, tentu saja Gatot harus belajar lagi.

Dalam sejarah, Jenderal AH. Nasution mengatakan PKI yang selalu berupaya membenturkan antara Pancasila dengan Islam. Dan kini ketika bangsa ini sedang melawan khilafah, Gatot mengarahkan bahwa PKI sedang membenturkan antara Pancasila dengan Islam. Tentu Gatot ngawur..

Masih ingat kegagalan Gatot Nurmantyo memanfaatkan momen nonton film G30 S/PKI? Masih ingat bagaimana dia diberhentikan mendadak oleh Jokowi karena sudah semakin tidak jelas? Jadi tidak heran kalau gatot ingin memanfaatkan momen lagi, sayangnya beliau kurang membaca. 

Ini sangat berbahaya kalau seorang mantan Panglima TNI yang gagal menjadi Capres dan gagal mendapatkan panggung politik, menganggap ideologi khilafah kelompok radikal ISIS dan Hizbut Tahrir adalah Islam. Sangat-sangat berbahaya dan sangat tidak pantas. 

Seharusnya sebagai seorang mantan TNI yang punya jiwa Pancasila, mendukung apa yang dilakukan oleh rakyat menghadang Ideologi Khilafah, jangan karena sakit hati dengan Jokowi lalu dia membuat framing seolah-olah khilafah itu Islam. 

Sakit hati dan tidak terima atas sikap Jokowi yang memberhentikannya, tentu itu hak Gatot, tapi jangan sampai hal itu membuat Gatot gelap mata dan malah menyerang para pihak yang ingin mempertahankan negara ini dari rongrongan khilafah. Itu hal yang sangat-sangat memuakkan. 

Saya ingatkan Gatot, Bangsa ini lebih berharga daripada sakit hati anda. Jika anda ingin menyerang Jokowi, silahkan saja, tapi tidak untuk hal yang sangat sensitif ini. Jangan samakan Islam dengan Ideologi khilafah yang disebarluaskan oleh ISIS dan Hizbut Tahrir. 

September 2017, saya sudah katakan bahwa Gatot Nurmantyo sudah selesai, dan akan ditinggalkan para politisi. apa yang saya katakan terbukti. Sekarang Gatot sedang mencoba mengais popularitas, sayangnya Gatot bukan lagi menjadi pilihan para politisi. 

Anda sudah selesai Gatot! 

TEDDY GUSNAIDI
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia

No comments:

Post a Comment