Breaking

Monday, 8 April 2019

Menantang nyali Prabowo untuk bergabung dengan kelompok Pancasila


Prabowo menyatakan ada pihak yang menuduh dia pro khilafah, tapi Prabowo malah membiarkan pro khilafah ada di kubunya dan malah ikut dalam setiap kegiatan Prabowo, baik dalam hal dukungan maupun di setiap kegiatan kampanye Prabowo. Jadi sebenarnya ini tuduhan atau fakta yang disampaikan para pihak tersebut?

Yang namanya tuduhan itu sama seperti ketika ada yang menuduh Jokowi PKI. Sudah jelas bahwa Jokowi tidak pernah mendukung PKI dan jelas Jokowi memerintahkan untuk melibas PKI. Tidak ada tokoh PKI di TKN dan setiap kampanye tidak ada bendera PKI yang dikibarkan. Itu jelas hanya tuduhan

Apakah Prabowo punya nyali seperti Jokowi yang berani melibas kalau masih ada PKI? Ucapan dan tindakan Jokowi sesuai dengan fakta dilapangan. Sedangkan ucapan prabowo tidak sesuai dengan tindakan dan fakta dilapangan. Karena Fakta dilapangan Prabowo bersama dengan kelompok pendukung khilafah.

Jadi sebenarnya Prabowo ini pendukung khilafah dan pura-pura pancasilais atau benar-benar bukan pendukung khilafah? Mau dibilang pendukung Pancasila tapi faktanya diisi oleh khilafah, mau bilang khilafah tapi dia ngakunya pancasilais. Jadi Prabowo ini belum jelas, apakah dia pancasilais atau bukan?

Kalau begitu saya secara resmi MENANTANG Prabowo untuk menyatakan secara terbuka anti Khilafah dan akan memberangus semua kelompok pendukung khilafah, termasuk membersihkan semua pendukung khilafah di sekitarnya dan melarang pendukung khilafah ikut dalam kampanyenya. 

Prabowo meminta maaf karena kecolongan ada pendukung khilafah di kelompoknya dan di semua kampanyenya. Prabowo tegas akan mengusir kelompok khilafah dari lingkungannya. Termasuk menolak dukungan Bachtiar nasir cs yang mendukung khilafah. 

Tapi.. saya yakin Prabowo tidak akan punya nyali untuk menerima tantangan saya, karena pemilih Prabowo mayoritas para pendukung Khilafah. Jadi demi mendapatkan suara, Prabowo pasti tidak akan berani menerima tantangan saya. Demi suara, dia akan membiarkan khilafah berkembang..

Prabowo jangan marah jika dianggap pendukung dan mendukung khilafah daripada Pancasila, karena dia tidak berani untuk bersikap membela pancasila dari rongrongan khilafah. Bahkan jangan marah kalau ada yang bilang, prabowo mendukung Pancasila diganti dengan khilafah. 

Sebagai seorang laki-laki dan sebagai seorang yang jika benar cinta tanah air, pasti Prabowo berani menerima tantangan saya, kecuali kalau dia sudah kehilangan kelaki-lakian dan sudah kehilangan kecintaannya pada tanah air, tentu tantangan saya ini tidak akan ditanggapi. 

Pertarungan kali ini adalah pertarungan antara Pancasila vs Khilafah. Jelas Jokowi berada pada kelompok Pancasila, sedangkan Prabowo masih diragukan dia berada di kelompok pancasila karena di sekelilingnya banyak pendukung khilafah. Saya belum yakin Prabowo itu mendukung Pancasila

Saya tunggu keberanian Prabowo menerima tantangan ini, agar jelas dia ada di kubu Pancasila atau di kubu Khilafah. Kalau sekarang, ucapan Prabowo berbeda dengan tindakan dan kenyataan dilapangan. 


TEDDY GUSNAIDI
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)

1 comment: