Breaking

Saturday, 13 July 2019

Pak Prabowo, kalau anda lapar, katakan lapar! Jangan pernah mengatasnamakan rakyat!


Gerindra bertarung sampai selesai di MK, setelah itu ketemu Jokowi dan memberikan sinyal untuk merapat. PKS bertarung sampai selesai di MK, tapi tidak mau merapat ke jokowi. Tapi Partai Demokrat dan PAN, saat pertarungan belum selesai, mereka sudah terlebih dahulu memberi sinyal mau merapat ke Jokowi.

Wajar memang kalau Gerindra kelaparan dan butuh kue kekuasaan tetangga, tapi paling tidak mereka sudah sampai garis finish. Beda dengan Partai Demokrat dan PAN, mereka gak pernah sampai ke garis finish, karena mungkin sudah keburu ngiler melihat kue kekuasaan tetangga.

Paling tidak, karena PKS sudah menolak, jika terpaksa harus memilih, saran saya ke pak Jokowi, pilihan terbaik dari pilihan yang sangat-sangat buruk, ya Gerindra untuk gabung di Pemerintahan. Jangan sampai Demokrat dan PAN, mereka tidak akan pernah bisa sampai ke garis finish. Abaikan saja mereka..

Tapi kalau bisa, sebaiknya memang Gerindra jangan juga ikut dalam pemerintahan. Karena saya yakin 100% pasti akan merugikan Jokowi. Dalam perjalanan, jika ada Gerindra, pemerintahan pasti berjalan tidak sesuai dengan keinginan Jokowi. Tapi tentu akan lebih buruk lagi jika menggandeng Demokrat dan PAN.

Semua keinginan Jokowi bertolak belakang dengan semua keinginan Gerindra, Partai Demokrat dan PAN. Jadi jika mereka ikut dalam pemerintahan, pasti akan bertentangan terus dengan keinginan Jokowi. Makanya saya berani katakan, pemerintahan tidak akan berjalan baik kalau ada mereka.

Jika mereka mendadak setuju dengan semua kebijakan Jokowi yang sebelumnya mereka tentang, maka sudah dapat dipastikan mereka ingin bergabung bukan demi kepentingan bangsa, tapi demi kepentingan perut mereka sendiri.

Bagaimana buruknya Jokowi dan Program Jokowi yang mereka sampaikan ke rakyat selama ini, lalu sekarang jika mereka mendadak menilai Jokowi hebat dan Program Jokowi hebat, cuma orang yang gak normal yang bilang perubahan mendadak pihak yang anti Jokowi, itu demi bangsa, sudah pasti demi perut mereka. 

Kekuasaan memang menggoda, maka jangan sampai Gerindra, Partai Demokrat dan PAN ketika ingin meminta-minta jabatan ke Jokowi mengatasnamakan kepentingan bangsa dan rakyat. Terus terang sajalah, katakan kami lapar! kami butuh jabatan! Itu lebih terhormat daripada atasnamakan rakyat dan bangsa.

Biarlah urusan rakyat dan bangsa ini jadi urusan Jokowi dan Partai pengusungnya. Tapi jika Gerindra, Partai Demokrat dan PAN kelaparan dan ingin kue kekuasaan, silahkan saja meminta-minta, toh itu hak prerogatif Presiden. Kalau dikabulkan syukur, kalau gak, ya jangan ngamuk.

Sekali lagi ya.. Pak Prabowo, Pak SBY dan Pak Zulkifli hasan, jangan pernah mengatasnamakan rakyat jika kalian ingin meminta-minta kue kekuasaan. Rakyat tidak butuh peran kalian dalam menjalani pemerintahan ini, makanya rakyat memilih Pak Jokowi. 

Jangan ya!

1 comment:

  1. Setuju..biarin aja mereka koar koar.... Sesungguhnya mereka termasuk golongan munafik

    ReplyDelete