Breaking

Wednesday, 4 September 2019

Klarifikasi: Fitnah yang dibuat ke gue, menguntungkan Makelar Kasus dan HTI


Gue sebenarnya males nanggepin, tapi saran kawan-kawan, kalau saya cuek seperti biasa, ini menguntungkan HTI, mereka akan gunakan hal ini seolah-olah terzolimi, sehingga mendapatkan simpati. Belum lagi para pencari recehan. Saya pikir benar juga ya, enak banget mereka hehehe..

Gue bilang rakyat papua marah atas sikap rasis, wajar. Tapi sudah ditangani pihak berwajib, sebentar lagi Insya Allah mereda.. jangan terus menyebarkan hal yang mencekam seperti pendukung khilafah, eh gue malah dituduh seolah-olah menghina dan gak peduli rakyat papua.. 😄 #Asem

Gue bertanya apakah Hizbut Tahrir kerjasama dengan OPM? karena pendukung khilafah terus menyebarkan hal yang menyudutkan Pemerintah soal papua mencekam, eh, dirubah bahwa gue menuduh HTI dan kelompok Islam sebagai dalang kerusuhan di Papua.. 😄 #Asem

Gue bilang Papua baik-baik saja, tidak akan pisah dari Indonesia, saat menanggapi Rizieq yang framing Papua pisah, eh malah diframing seolah-olah gue mengatakan kondisi papua baik-baik saja, tidak ada kerusuhan dan sebagainya.. 😁 #Asem

Dari semua fitnah itu yang kini tersebar luas dan diberitakan, apakah gue akan polisikan mereka semua? screenshot bukti fitnah dan ancaman sudah disiapkan kawan, kawan pengacara pun sudah siap, unsur pidana terpenuhi. Tapi gue bilang udahlah, gue malas apa-apa urusannya sama polisi. Biasa itu beda pendapat dan saling serang. Lihat saja dulu kecuali sudah keterlaluan, ya kita pidanakan mereka semua.

Dari bukti-bukti, unsur pidananya sudah terpenuhi. Ada fitnah, menyebarkan fitnah dan melakukan pengancaman. Kalau dihitung, banyak pokoknya ancaman hukumannya banyak kata kawan pengacara. Gue belum tertarik, yang penting, gue harus klarifikasi agar tidak menguntungkan HTI.

Yang pasti gue menjelaskan begini, karena gue pikir benar juga, gue gak mau nanti dengan sikap cueknya gue, menguntungkan HTI, menguntungkan para pencari panggung, apalagi menjadikan rakyat papua objek proposal untuk dapat dana dari funder asing dan non asing (soal proposal ini nanti gue jelaskan terpisah).

Udah ya, cukup jelas. Gue sekarang mau jalankan kewajiban gue tiap malam. Nonton Tonight show, Dagelan Ok, Peristawa dan yang terakhir ini baru empat mata di Youtube. Males nonton ILC atau acara recehan politik lainnya.. 

No comments:

Post a Comment