Breaking

Thursday, 17 October 2019

Pejuang khilafah kok digaji negara? Ini pejuang khilafah atau Khilapar?


Saya heran, kenapa Abdul Somad yang sudah jelas selama ini mendukung Khilafah, ternyata masih digaji sebagai ASN? Dimana ASN itu dibentuk melalui sistem pemerintahan NKRI bukan Khilafah. Kenapa tidak dari dulu dia diberhentikan sebagai ASN?

Apakah karena sekarang pemerintah sedang giat memberantas para pendukung Khilafah termasuk di lingkungan ASN sehingga Abdul Somad mundur dari ASN? Sebelum dia diberhentikan, maka dia mengundurkan diri terlebih dahulu. Bagaimana bisa dia makan dari sistem pemerintahan yang tidak dia dukung?

Ada yang beralasan bahwa Somad mengundurkan diri sebagai ASN bukan karena politik tapi karena jadwal ceramahnya yang sangat padat. Loh!? bukannya dari dulu somad mengaku jadwalnya sangat padat? kenapa baru sekarang alasan itu digunakan? tentu alasan tersebut aneh untuk dijadikan alasan. 

Buat ASN pendukung Khilafah yang lain, jangan jadi pengecut, tidak mau ikuti sistem NKRI tapi mau uangnya, itu jelas perbuatan hina. Segera mundur, Apakah kalian tidak takut makan dari uang haram jika masih jadi ASN di negara ini? Sistem yang menurut kalian bukan sistem yang Islami? 

Ibarat menyebarkan informasi ke masyarakat bahwa makan daging babi itu haram, tapi sambil ngemil daging babi. Kalau tidak suka dengan sistem pemerintahan di Indonesia, ya jangan mau bekerja untuk sistem itu apalagi makan dari uang sistem yang dianggap tidak islami itu. 

Buat para pendukung Khilafah yang tidak makan dari gaji sebagai ASN, segera serukan kepada kawan-kawan kalian yang masih tersesat sebagai ASN di Indonesia untuk keluar dan haramkan memakan gaji sebagai ASN. Berjuang untuk khilafah kok takut lapar? Itu namanya Khilapar bukan khilafah.

Silahkan kalau kalian mau berjuang menyebarkan Khilafah, tapi jangan jadi orang licik. Haramkan cari makan di negara ini dan jangan berlindung menggunakan hukum di negara ini, karena kalian memperjuangkan untuk menghilangkan hukum di negara ini, itu pidana. Haramkan babi jangan sambil makan babi dong!

Tentu bukan hanya ASN, semua pendukung Khilafah harusnya tahu bahwa mereka menerima gaji baik dari TNI, BUMN, BUMD, Kepolisian dan sebagainya, itu sama saja memakan bangkai, karena mereka digaji dari sistem yang mereka haramkan. Kalau masih, artinya khilafah itu ajaran sesat. 

Mari kita tunggu Somad-somad yang lain, yang mau berkhilafah secara kaffah, jangan sistemnya ditolak tapi duitnya mau, itu bukan kaffah namanya, tapi kapan-kapan. Kalau lapar gak jadi khilafah, kalau kenyang jadi khilafah. 

Mari kita bantu pemerintah, informasikan jika ada pihak yang masih menjadi abdi negara, masih digaji oleh negara, tapi anti terhadap sistem negara ini dengan memperjuangkan khilafah.

Jadi kalian ini memperjuangkan Khilafah atau Khilapar? Khilafah kok lapar. Sakit..

2 comments:

  1. bang Teddy benar banget. saya dukung abang untuk terus vokal dan menyuarakan ini

    ReplyDelete
  2. Ya bener hrsnya UAS tahu diri da itu perbuatan dosa tdk bis memikul amanah dfn baik apalagi itu ada gajinya. Gaji buta dong? Harus dikembalikan. Dosa!!

    ReplyDelete