Breaking

Thursday, 10 October 2019

Tempo menjadi "Kakak Pembina" dan penyedia Hoax untuk disebarkan adik-adik pembenci pemerintah


Saya harus jelaskan framing yang disebarkan sekarang seolah-olah saya ingin menjebak pihak media tempo dan analis media sosial di ILC agar mereka dipidana. Saya hanya mempertanyakan atas statement mereka dan cara kerja mereka. Yang satu berlindung dibalik Jurnalistik yang satu lagi ilmu analis.

Tempo jelas menyatakan bahwa proses jurnalistik yang bertanggungjawab harus ada verifikasi tidak hanya pada satu pihak, lalu akan meminta konfirmasi terhadap tertuduh. Tempo mengatakan basis mereka harus fakta bukan fitnah, bukan basis data-data palsu untuk menyerang orang. Itu ucapan Tempo di ILC.

Dari dasar pernyataan itu maka saya pertanyakan, sayangnya baik tempo dan analis media sosial tidak mampu menjawab, berkilah kesana kemari. Padahal saya hanya mengembalikan statement mereka saja. Maka salah kalau sampai menuduh saya ingin menjebak Tempo dan analis media sosial agar mereka dipidana. 

Clear ya, bahwa Media Tempo dan analis medsos sama sekali tidak punya data pendukung yang kuat untuk menyiarkan ada Buzzer Istana atau Buzzer Pemerintah. Mereka membangun narasi dengan menggunakan data yang tidak bisa diverifikasi kebenarannya. 

Clear juga bahwa Buzzer itu definisinya tidak jelas, karena setiap orang punya definisi tersendiri apa itu Buzzer. Tidak ada yang baku, sehingga ketika diperdebatkan tidak akan ada titik temu, karena masing-masing punya definisi yang berbeda tentang buzzer dan definisi itu tidak punya legalitas. 

Saya sampaikan bahwa jika mengikuti definisi Buzzer dari Tempo dan Analis Media sosial, maka semua orang pengguna media sosial yang membahas politik adalah buzzer. Jadi Buzzer ngomongin Buzzer, artinya membicarakan buzzer sama saja membicarakan dirinya sendiri. 

Tempo sangat jelas menyerang pemerintah tanpa data dan membangun narasi yang mau tidak mau membangun kebencian terhadap pemerintah. Penjelasan jurnalistik pun mereka tidak punya sama sekali. Mereka tidak menyangka akan ada yang mempertanyakan data apa yang mereka pakai.

Kalaupun Tempo mau angkat tentang Buzzer Istana, ya angkat juga tentang buzzer anti pemerintah. Jadi berimbang, bukan hanya satu pihak yang disudutkan. Terbukti Tempo menggunakan data yang tidak bisa mereka pertanggungjawabkan ketika diminta untuk menjelaskan. 

Tempo selalu berlindung dibalik kata Jurnalistik tapi yang mereka lakukan sangat-sangat jauh dari sifat jurnalistik. Tempo menjadi "kakak pembina" dari para pembenci pemerintah, Tempo menjadi penyedia hoax untuk disebarkan oleh adik-adiknya yang sangat membenci Pemerintah. Ini gak sehat..

Jadi jelas ya, ini sebagai klarifikasi atas tudingan yang menyebutkan bahwa saya ingin menjebak media tempo dan analis medsos di ILC agar mereka dijerat pidana. Ini hanya mempertanyakan apa yang mereka sampaikan saja. 

No comments:

Post a comment