Breaking

Tuesday, 24 March 2020

Jokowi tidak mengukur baju rakyat dengan badannya.


Jaga jarak dan membersihkan diri sesering mungkin adalah keputusan yang sangat tepat saat ini. Jokowi tidak hanya melihat kepentingan lapisan masyarakat tertentu tapi melihat seluruh kepentingan masyarakat.

Keinginan masyarakat satu lapisan, belum tentu sesuai dengan masyarakat lapisan lainnya.

Orang yang mempunyai tabungan miliaran rupiah bisa tinggal dirumah selama berbulan-bulan tanpa harus keluar rumah. Penjual gorengan yang punya tabungan cuma 1 juta rupiah tidak mungkin tidak keluar rumah.

Maka sudah sangat tepat keputusan Jokowi. Jaga Jarak dan bersihkan diri, itu jalan tengahnya.

Yang punya tabungan miliaran dan yang punya tabungan 1 juta, berpotensi kena virus corona, salah sedikit, kena. Maka yang bisa menyelamatkannya adalah jaga jarak dan sering membersihkan diri. 

Tinggal tergantung kita, apakah mau mematuhi apa yang sudah diputuskan oleh pemerintah atau tidak.

Pak Jokowi tidak mengukur baju orang lain menggunakan badannya, tapi beliau menyediakan tempat yang aman bagi setiap orang untuk menggunakan baju sesuai dengan ukuran mereka.

Jaga jarak dan membersihkan diri itulah tempat yang aman bagi kita semua saat ini. Mari kita jaga tempat aman itu..

Masalah di kita adalah bagaimana kita semua patuh dalam melakukan jaga jarak dan membersihkan diri sesering mungkin, bukan shutdown ekonomi. 

Shutdown ekonomi di Indonesia bukan hanya akan menyebarkan virus corona, tapi menyebabkan terjadinya penyebaran virus kejahatan juga.

Makanya dari awal pak Jokowi tidak melihat hanya dari satu lapisan masyarakat. Beliau paham rakyatnya, mereka berani melanggar aturan demi mencari nafkah untuk menghidupi keluarga. 

Walaupun ada beberapa yang mencemoohnya, beliau tidak terpengaruh, karena beliau paham kondisi rakyatnya.

Bagi yang memilih di rumah dan tidak bekerja, silahkan. Pasti kalian sudah mempersiapkan semua kebutuhan selama berada di rumah. Tapi jangan memaksakan semua orang melakukan hal yang sama seperti kalian. Karena tidak semua orang punya kemampuan finansial sama seperti kalian.

Begitupun yang diluar, jangan juga pongah dan mentertawakan orang yang tinggal di rumah sebagai pengecut, karena setiap orang punya cara masing-masing untuk menjaga diri sesuai kemampuan mereka. Tidak bisa semua disamakan dengan kemauan dan kemampuan finansial kita.

Yang paling aneh adalah mereka yang memaksa pemerintah untuk membuat kebijakan memaksa masyarakat tinggal dirumah, tapi mereka sendiri masih berkeliaran diluar rumah untuk mencari nafkah.

Ini namanya mengukur baju orang dengan baju orang lainnya. Dan mereka itu ada disekitar kita..

Sekali lagi, keputusan Pemerintah saat ini sudah sangat tepat, karena dapat diimplementasikan oleh semua lapisan masyarakat. Sekarang tinggal kita sebagai masyarakat untuk patuh dengan keputusan dan anjuran pemerintah dalam menjaga jarak dan membersihkan diri.

No comments:

Post a comment