Breaking

Tuesday, 31 March 2020

Yang bocor satu genteng, kok yang dibongkar seluruh rumah di Indonesia?


Dibandingkan negara lain, Indonesia itu hebat, aturan menghadapi wabah virus sangat lengkap dan berjenjang, sehingga tidak merusak semua sendi kehidupan, seperti yang terjadi di negara lain.

Ibarat ada genteng bocor, yang dibongkar dan diganti adalah gentengnya, bukan rumahnya..

Negara-negara lain tidak punya aturan selengkap dan seadil kita, sehingga dalam menghadapi virus, bukan genteng rusak yang dibongkar tapi rumahnya yang dibongkar, sehingga kerusakan besar terjadi dimana-mana. 

Tololnya ada yang mendesak agar kita mengadopsi cara-cara negara yang rusak itu..

Kita beruntung diperlihatkan bagaimana negara-negara yang tidak punya aturan menghadapi wabah seperti kita, berantakan. Sehingga kita patuh pada aturan kita. 

Makanya saya katakan, desakan ini sudah desakan biadab. Demi politik, mereka rela memanfaatkan wabah untuk merusak negeri ini..

Kekurangan kita hanya satu, banyak yang tidak patuh pada aturan yang sudah ada, padahal aturan yang dibuat sangat memanusiakan manusia. Kelompok biadab malah mengarahkan pada pola biadab, agar orang-orang yang tidak patuh menjadi biadab, agar terjadi kerusuhan di negara ini.

Di negara lain, ketika ada satu rumah yang gentengnya bocor, maka semua rumah di seluruh wilayah dibongkar! Padahal genteng rumah mereka tidak bocor. Sekarang yang terjadi semua orang yang rumahnya dibongkar ngamuk, karena mereka tidak bisa tidur dan berteduh..

Model UU Kekarantinaan Kesehatan di Indonesia itu tidak ada di negara lain. Misalnya kejadian di masjid di jakarta, ada ratusan orang dikarantina di sana karena ada yang terinfeksi virus. Kalau di luar negeri, yang "dikarantina" satu negara, kalau di Indonesia ya hanya masjidnya.

Makanya saya bilang, banyak orang yang tidak paham karena terprovokasi oleh kelompok biadab. Mereka ikut teriak Lockdown, mereka pikir itu sama dengan karantina yang ada di UU kita.

Lockdown itu, jika genteng satu bocor, maka rumah di seluruh negara dihancurkan. Mereka tidak paham itu..

Hal ini tidak disampaikan para biadab itu, mereka memanfaatkan keresahan rakyat dengan memframing seolah-olah Pemerintah tidak tanggap, solusinya harus lockdown model seperti di luar negeri.

Makanya saya katakan kita beruntung, diperlihatkan negara-negara yang lockdown kacau balau..

Semoga dengan diperlihatkan fakta-fakta kerusakan di berbagai negara akibat lockdown, membuat masyarakat sadar bahwa mereka selama ini dibodohi oleh para biadab politik, yang memang tujuannya ingin menjadikan Indonesia kacau balau, agar bisa merebut kekuasaan. 

Semoga ya..

No comments:

Post a comment