Breaking

Sunday, 19 April 2020

Kepala daerah jangan kebanyakan bermain drama pencitraan

Pic:Medcom.id
Saya membaca ada beberapa Kepala Daerah meminta pemerintah pusat untuk menghentikan layanan KRL selama PSBB. Ini harus diluruskan, karena ini ngawur. Entah ini ketidaktahuan kepala daerah atau kesengajaan untuk menutupi ketidakmampuan mereka dalam bekerja, Yang pasti statement ini statement lepas tangan, yang framingnya nanti bisa menyudutkan pemerintah Pusat.

PSBB itu PEMBATASAN Sosial Berskala Besar, bukan PENGHENTIAN Sosial Berskala Besar. 

Jadi saya heran, ini kan hal yang sangat mendasar. Apakah memang mereka tidak tahu atau pura-pura tidak tahu? yang pasti pernyataan mereka menyesatkan di tengah kita semua sedang berjuang melawan wabah virus corona.

Di Permenkes 9 Tahun 2020 tentang PEDOMAN PSBB menyatakan bahwa semua layanan transportasi udara, laut, kereta api, jalan raya (kendaraan umum/pribadi) tetap berjalan dengan PEMBATASAN jumlah penumpang.

Pemerintah daerah tinggal ikuti saja, gak perlu melakukan hal konyol seperti statement mereka sekarang ini.

Saya sudah berikan saran dalam tulisan saya sebelumnya, terkait solusi transportasi dalam PSBB, Kalau Pemerintah daerah tidak punya ide sama sekali, ya tinggal ikuti saja, gak perlu bayar..

Ini saran saya..
TIDAK ADA GUNANYA PSBB PEMBATASAN MODA TRANSPORTASI JIKA....
https://www.teddygusnaidi.com/2020/04/tidak-ada-gunanya-psbb-pembatasan-moda.html

Efeknya nanti karena ketidakmampuan Kepala daerah menjalankan teknis PSBB sehingga semakin banyak terinfeksi, maka dengan mudah Pemerintah pusat yang disalahkan oleh banyak orang karena tidak mau menghentikan KRL.

Jangan seperti itulah, gak baik..

Para Kepala daerah hentikan drama ini, sudah jelas PSBB adalah Pembatasan bukan Penghentian. Semuanya sudah jelas diatur dan kalian sendiri yang mengajukan PSBB, seharusnya kalian sudah paham.

Jangan memperkeruh suasana, untuk menutupi ketidakmampuan kalian.

Berdayakan tim, suruh mereka bantu kalian untuk memikirkan teknis menjalankan PSBB. Mereka dibayar bukan untuk bermain game dan menjadi babysitter kalian kan? 

Mosok PSBB dibaca Penghentian? Duh!

Ini sebenarnya simpel, PSBB adalah Pembatasan, tapi hal ini menjadi tidak simpel ditangan orang-orang yang tidak mampu menterjemahkan. 

Ya.. Kepala daerah memang tidak harus tahu segalanya, tapi paling tidak harus bertanya jika tidak tahu, bukan sok tahu..

Kalau kepala daerah tidak tahu aturan, walaupun konyol masih bisa dimaafkan, tapi jika pura-pura tidak tahu, memanfaatkan situasi untuk pencitraan diri, ini yang tidak bisa dimaafkan. 

Jangan sampai ya, karena itu perbuatan yang sangat hina disaat seperti ini

No comments:

Post a comment