Breaking

Sunday, 31 May 2020

New Normal dipastikan gagal jika..

Pic: suara.com
PSBB akan segera berakhir, diganti dengan New Normal, dimana kehidupan kembali berjalan seperti sediakala namun harus patuh pada protokol covid-19. Ini adalah keputusan terbaik, yang menguntungkan semua pihak, baik rakyat maupun pemerintah. Tidak bisa PSBB diberlakukan terus, karena belum jelas kapan wabah ini akan berakhir.

Pengalaman selama PSBB, harus dijadikan pelajaran bagi pemerintah dan rakyat, khususnya dalam penerapan sanksi Protokol Covid-19. Tidak ada alasan lagi untuk tidak melakukan tindakan tegas terhadap siapa saja yang melanggar Protokol Covid-19. 

Kalau dulu, karena PSBB, masih ada petugas yang memberikan kelonggaran ketika ada warga yang melanggar Protokol Covid-19. Mungkin petugas berfikir, ada warga yang terpaksa melanggar karena mereka harus menafkahi keluarganya. Tapi untuk New Normal, tidak bisa lagi. Kenapa?

Karena sudah tidak ada PSBB, orang sudah bisa kembali bekerja seperti sediakala. Orang sudah boleh beribadah kembali ditempat ibadah seperti sediakala. Jadi tidak ada alasan untuk melanggar protokol Covid-19. Kalau sampai melanggar, artinya sebuah kesengajaan. 

Apa yang harus dilakukan pemerintah? Harus berikan sanksi yang sangat berat. Misalnya denda yang besar atau hukuman badan 1-2 tahun. Karena yang sengaja melanggar protokol covid-19, adalah orang yang dengan sengaja dan sadar ingin mencelakakan banyak orang. 

Bagaimana jika petugas dilapangan tidak tegas? Maka petugas tersebut dikenakan sanksi hukum yang sama beratnya. Karena dengan sengaja membiarkan orang lain melakukan kejahatan yang merugikan banyak orang. Petugas tidak boleh lalai dalam melaksanakan tugas..

Ini harus dilakukan sehingga setiap orang menjaga diri mereka agar tidak melanggar hukum. Masyarakat yang sengaja melanggar harus dihukum dan petugas yang sengaja membiarkan pelanggaran, dihukum juga. Jika tidak begini, maka jumlah korban Covid-19 akan semakin bertambah besar. 

Pemerintah juga harus menyiapkan sistem pelaporan online yang mudah. Ketika melihat ada pelanggaran protokol Covid-19, warga bisa segera melaporkan melalui aplikasi dan harus dalam waktu cepat segera dieksekusi oleh petugas terdekat di lokasi kejadian. Aplikasi model begini sangat mudah dibuat. 

Semua orang akhirnya dengan terpaksa harus mengikuti Protokol Covid-19, karena semua orang diawasi oleh banyak orang, sehingga jika ada yang dengan sengaja melanggar Protokol covid-19, dapat dipastikan mereka akan dikenakan hukum yang sangat berat. 

Tentu aturan teknisnya bisa dibuat oleh pemerintah, bagaimana cara pelaporan, bagaimana penerapan sanksi yang tidak bertele-tele dan sebagainya. Entah itu Perppu atau peraturan dibawahnya, Yang pasti harus yang tegas dan menutup ruang kompromi.

Jika hal ini tidak dilakukan, tidak ada ketegasan dan sanksi yang berat, saya khawatir New Normal tidak akan berjalan dengan baik, kecuali ada keajaiban dari Sang Pencipta, menghilangkan virus corona dari muka bumi ini. Selain itu, ya harus dengan ketegasan. 

No comments:

Post a comment